Tim Putri Surabaya Jawara Kejurprov Jatim

Tim Putri Surabaya Jawara Kejurprov Jatim

Tim volly putri Kota Surabaya berhasil menyabet juara I dalam gelaran kejuaraan provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang berlangsung di Gor Ken Arok Malang. Kejurprov ini sendiri berlangsung dari 6 – 12 April. Sedang untuk juara tim bola volly putra diraih oleh Kabupaten Pamekasan.

Sedangkan juara II putra di raih Kabupaten Pacitan, juara III putra Kota Probolinggo dan juara IV Kabupaten Jember. Sedangkan untuk putri, juara II diraih Kabupaten Banyuwangi, juara III Kabupaten Tulungagung dan juara IV Kabupaten Sidoarjo.

Wakil Sekretaris Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) propinsi Jatim Deddy Whinata mengatakan sangat gembira dengan penyelenggaraan kejurprov remaja tahun ini.

“Banyak kejutan yang terjadi. Para juara muncul dari daerah yang tidak di unggulkan untuk menjadi juara,” kata Deddy saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2015).

Menurutnya, kota atau kabupaten yang selama ini tersingkir di babak awal bisa mencapai juara  seperti Kabupaten Tulungagung dan kota Probolinggo. Dan untuk Kabupaten Blitar yang selama ini menjadi juara bisa tergelincir di awal kejuaraan.

Ia melanjutkan semua ini bisa terjadi karena kekuatan perbolavolian di Jatim sudah merata dan tidak di dominasi oleh kota-kota besar saja. Bahkan tim Kota Surabaya yang mempunyai klub besar Surabaya Samator harus gugur di babak 16 besar.

Pasca kejurprov remaja sendiri kemarin, tim pemantau Pengprov PBVSI Jatim sudah mengantongi 20 pemain putra dan 20 pemain putri, yang kemampuan bermainnya dan postur tubuhnya memenuhi standart untuk di persiapkan di event tingkat nasional. Dan saat ini Pengprov PBVSI Jatim menggandeng Kemenpora untuk menggelar kejurnas bola voli remaja.

“Mudah-mudahan niat baik ini bisa terwujud dan Jatim menjadi penyelenggara event voli remaja tingkat nasional,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris pengkot PBVSI Surabaya Edi Swasono mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas keberhasilan tim putri Surabaya menjadi juara di kejurprov remaja di Malang.

“Tapi sayang untuk tim putra kami harus gugur di babak 16 besar,” kata Edi Swasono sambil berharap setelah kejurprov remaja ini ada event yang lebih tinggi lagi seperti kejurnas tingkat remaja. (wh)