Tiga Tips Racik Sambal Tumis Kerang

Tiga Tips Racik Sambal Tumis Kerang

Pelatihan culinary business Pahlawan Ekonomi, di Kaza City Mall.foto:arya wiraraja/enciety.co

Kota Surabaya sangat terkenal akan menu makanan yang dibuat dari bahan laut. Satu diantaranya sambal tumis kerang.

“Selain lontong kupang dan sate kerang, ada satu lagi menu favorit khas Surabaya, yaitu sambal tumis kerang,” ujar Chef Wening Diah, mentor pelatihan culinary business Pahlawan Ekonomi, di Kaza City Mall, Sabtu (11/5/2019).

Kata dia, cara mengolah sambal tumis kerang sederhana alias tidak ribet. Menu ini biasa dihidangkan untuk sarapan. makan siang, maupun makan malam. Di bulan Ramadan, menu ini biasa dihidangkan saat makan sahur.

Untuk bahannya, Wening menyebut bawang putih, bawang merah, cabai, garam, jahe, merica, gula, dan margarin untuk menumis. Cara mengolahnya, Wening memberikan tiga tips. Pertama, mengolah kerang. Setelah dikupas kerang dibersihkan lalu diberi bawang putih dan jahe.

“Ini kita lakukan agar bau amis pada kerang hilang. Selain itu, dengan menggunakan bawang putih kita juga bisa menghilangkan kandungan racun yang ada pada kerang,” kupas Wening.

Kedua, Wening mengatakan agar bumbu dari sambal tumis kerang diolah secara terpisah. Ini dibutuhkan agar bumbu tidak cepat basi dan pengolahannya bisa lebih cepat.

“Bumbu halus seperti cabai, bawang merah, bawang putih, merica, gula dan ditumis dulu baru dihaluskan dan di masak lagi. Langkah ini dilakukan supaya bumbu bisa cepat matang sempurna,” tegasnya.

Ketiga, Wening menjelaskan supaya mencampurkan bumbu dengan kerang. Gunakan campuran margarin untuk menumis keduanya. “Agar cepat meresap, gunakan margarin. Jika kita gunakan air untuk menumis, prosesnya bakal lama dan hasilnya belum tentu tercampur rata,” terangnya.

Di pasaran, sambal tumis kerang seberat 150 gram dapat dijual Rp 12 ribu per botol. Jika dijual per paket lengkap dengan nasi dan minuman, harganya bisa Rp 20 ribu.(wh)