Tiga Produsen Mobil Jepang Bangun SPBU Hidrogen

 kantor toyota

Toyota, Nissan, dan Honda sepakat untuk bekerja sama membangun stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Jepang. Visi mereka adalah membangun masyarakat Jepang menjadi ‘Masyarakat Hidrogen’.

Sejauh ini, sebagaimana yang dilaporkan Yahoonews, Jumat (3/7/2015), stasiun pengisian bahan bakar hidrogen sampai saat ini jumlahnya baru 23 di seluruh Jepang, sementara ratusan lainnya masih dalam tahap rencana.  Sebagian besar stasiun tersebut sudah disubsidi pemerintah. Tetapi, harganya masih sangat mahal dan belum terlalu diminati.

Tiga pabrikan besar kelas global tersebut berjanji akan menggelontorkan uang hingga USD 90 ribu atau sekira Rp 1,2 miliar per stasiun per tahun untuk membangun serta memelihara SPBU hidrogen.  Total nilai dukungan mereka terhadap pembangunan SPBU hidrogen ini diperkirakan sekira USD 40 juta hingga USD 50 juta.

Bukan hanya Jepang, kekhawatiran tentang habisnya bahan bakar fosil sebetulnya menghantui banyak negara. Tetapi, hal tersebut lebih dipikirkan oleh negara yang miskin sumber daya alam seperti Jepang.

Membuat stasiun pengisian bahan bakar hidrogen sebetulnya juga merupakan ambisi pemerintah Jepang untuk menyambut Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo. Menurut mereka, satu-satunya cara untuk mencapai hal tersebut adalah kerja sama antara perusahaan energi, pabrikan otomotif, dan pemerintah. (lp6)