Tiga Perbaikan Perekonomian Indonesia

Tiga Perbaikan Perekonomian Indonesia

Jangan berharap tahun 2014  perekonomian Indonesia bisa kembali tumbuh tinggi. Indonesia pernah menikmati seperti kejadian di tahun 2012 pertumbuhan ekononi mencapai 6,2 persen.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan seperti tahun 2012 akan dirasakan Indonesia di tahun 2015 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta akhir Jumat (10/1/2014).

Namun, kata Agus, ekonomi tersebut akan membaik seperti tahun 2012 jika terjadi apabila reformasi struktural bisa dilakukan dan terus dilakukan tahun ini secara konsisten. Seperti, pembangunan infrastruktur, perbaikan neraca energi, dan perbaikan pangan.

Perbaikan di tiga sektor itu membuat Indonesia dapat mempunyai daya saing yang lebih dan menciptakan kemandirian perekonomian nasional.

“Itu yang saya pikir mesti dilakukan ke depannya,” ujar Agus.

BI memperkirakan, tahun 2014 ini pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di kisaran 5,8-6,2 persen dengan kecenderungan lebih ke batas bawah 5,8 persen.

Pertumbuhan ini tercapai jika current account defisit atawa defisit transaksi berjalan turun ke bawah 3 persen dari PDB.  Kemudian di tahun 2015, BI memproyeksikan, current account defisit kembali turun  ke bawah 2 persen dari PDB.(kon/bh)