Tiga Kapal Perang Baru Milik TNI AL Dikukuhkan

Tiga Kapal Perang Baru Milik TNI AL Dikukuhkan
KRI Bung Tomo-357, KRI John Lie-358, dan KRI Usman Harun-359 saat bersandar di dermaga Koarmatim Surabaya, Kamis (4/12/2014). avit hidayat/enciety.co

Semboyan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperkuat poros kemaritiman terbukti, ini dengan ditambahnya tiga kapal perang baru untuk memperkuat armada TNI AL. Kamis (4/12/2014) pagi tiga kapal perang asal Inggris resmi dikukuhkan di Dermaga Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya.

Setelah dikukuhkan, secara resmi tiga kapal perang jenis Multi Role Light Frigate (MRLF) ini dinamakan KRI Bung Tomo-357, KRI Jhon Lie-358, dan KRI Usman Harun-359. Pengukuhan dilakukan secara militer dengan upacara yang dimpimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Marsetio.

Dalam sambutannya Marsetio menegaskan, tiga kapal perang yang sudah datang ke Surabaya sejak September lalu ini untuk mengoptimalkan pengawasan poros kemaritiman Indonesia. “Ini juga untuk mengawal semangat dan mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Kapal baru ini akan bergabung dengan KRI lain yang lebih dulu ada,” jelasnya.

Diakuinya, tiga kapal perang tersebut datang di Indonesia secara bertahap sejak September hingga Oktober. Bahkan, ketiganya sempat ikut demonstrasi pada puncak peringatan HUT ke-69 TNI di Surabaya, 7 Oktober 2014 lalu. Selain itu kapal perang itu juga menjadi jujugan kunjungan warga di Koarmatim Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Armatim (Kadispenarmatim), Letkol Laut (KH) Abdul Kadir menegaskan, tiga kapal itu masing-masing memiliki Anak Buah Kapal (ABK) sedikitinya 85 prajurit. Dengan rincian di masing-masing kapal terdapat 17 perwira, 40 orang bintara, dan 28 tamtama.

“Tiga kapal ini merupakan kapal patroli lepas pantai jenis korvet. Kapal ini sangat efektif untuk menjaga wilayah kelautan Indonesia, terlebih dari ancaman nelayan asing yang mengambil ikan di wilayah perairan Indonesia,” tambahnya. (wh)