Tianjin China Diguncang Ledakan Mirip Nuklir

Tianjin China Diguncang Ledakan  Mirip Nuklir
foto: telegraph.co.uk

Dua ledakan besar di sebuah kawasan industri di Tianjin,  China menewaskan 50 orang.  Termasuk setidaknya 12 pemadam kebakaran, pada hari Rabu dini hari (12/8/2015). Tak hanya itu, sekitar 700 orang terluka, di mana 71 diantaranya mengalami luka serius. Ledakan yang terjadi pada gudang penyimpanan kimia berbahaya itu menghancurkan bangunan gedung dan membakar ribuan mobil. Bola api akibat ledakan tersebut dapat terlihat dari satelit di angkasa. Guncangan terasa hingga beberapa kilometer dari pusat ledakan. Badan Geologi AS bahkan mengkategorikan ledakan tersebut sebagai peristiwa gempa.

Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Kantor berita Xinhua menyebutkan bahwa beberapa kontainer terbakar api sesaat sebelum ledakan. Pemerintah  China masih menutup-nutupi penyebab ledakan yang mirip dengan ledakan nuklir tersebut.

Xinhua melaporkan bahwa ledakan tersebut ekuivalen dengan 24 ton TNT. Sementara, sebuah tim dari Badan Energi Atom Internasional dan 213 spesialis nuklir dan biokimia dari militer telah diberangkatkan ke Tianjin China untuk menyelidiki ledakan itu.

Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran sudah dikirimkan ke Kota Tianjin untuk menangani kebakaran yang dipicu ledakan hebat tersebut.

Presiden China Xi Jinping memerintahkan operasi penyelamatan menyeluruh dan meminta agar pihak yang bertanggung jawab dihukum berat. Pengelola gudang Tianjin Dongjiang Port Ruiihai International Logistics adalah pihak yang bertugas mengelola “material berbahaya” di Pelabuhan Tianjin, namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari perusahaan itu.

Xinhua juga melaporkan sekitar 6.000 orang terpaksa mengungsi. Awan hitam yang menyelimuti kawasan Tianjin dianggap berbahaya sehingga warga dan petugas SAR diperintahkan menggunakan masker pengaman. (Xinhua/bst)