The Fed Pertahankan Suku Bunga, Wall Street Bergairah

 

Ekonomi Seluruh Dunia Melorot Kecuali AS

Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street akhirnya menguat pada perdagangan Kamis (29/10/2015) dini hari WIB setelah sebelumnya sempat terjadi aksi jual saham menyusul bank sentral The Fed mempertahankan suku bunga. Meski demikian, The Fed mengisyaratkan pengetatan kebijakan moneter pada pertemuan Desember mendatang.

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol pada pertemuan Rabu sekaligus mereferensikan bahwa pada pertemuan Desember akan terjadi kenaikan suku bunga. Pernyataan  itu juga tidak terlalu khawatir dengan gejolak pasar keuangan global.

“The Fed berusaha membuka kemungkinan menaikkan suku bunga. Ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka berniat menguat (bulan Desember),” kata Kepala ekonom Societe Generale, Aneta Markowska, di New York.

The Fed belum menaikkan suku bunga hampir satu dekade. Indeks S&P keuangan menguat ke tingkat yang lebih tinggi 2 persen, The KBW indeks Nasdaq melonjak 3,5 persen.

Pada pukul 03:15, Dow Jones Industrial Average naik 108,63 poin (0,62 persen) ke 17.690,06, indeks S&P 500 naik 15,09 poin (0,73 persen) ke 2.080,98 dan Nasdaq Composite nik 35,32 poin (0,7 persen) ke 5.065,47.

Saham Apple (AAPL.O), naik 3,5 persen mencapai US$ 118,62, setelah melaporkan hasil yang kuat dari yang diperkirakan. (bst)