Tersangkut Korupsi, KPU Minta Pelantikan Jero Wacik Jadi DPR Ditunda

 

Tersangkut Korupsi, KPU Minta Pelantikan Jero Wacik Jadi DPR Ditunda

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menangguhkan pelantikan tiga caleg terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.   Ketiga anggota dewan terpilih itu ditengarai melakukan terlibat kasus korupsi. KPU mendapatkan rekomendasi dari KPK agar tiga caleg terpilih tersebut ditunda pelantikannya.

Tiga nama itu dua dari PDIP dan satu dari Partai Demokrat. Anggota DPR RI terpilih dari Partai Demokrat, Jero Wacik, eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pemerasan oleh KPK.

Sedangkan dua Anggota DPR terpilih dari PDIP, adalah mantan Bupati Bantul dua periode Idham Samawi dan Herdian Koosnadi. Idham statusnya sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Persiba Bantul senilai Rp 12,5 miliar yang kasusnya masih ditangan Kejati DIY.

Sedangkan Herdian Koosnadi, tersangka pembangunan Puskesmas di Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2011 dan 2012. “Nama-nama anggota DPR terpilih yang menjadi tersangka sampai sekarang ada tiga, satu dari Partai Demokrat dan dua dari PDIP. Kami minta kepada Presiden untuk menangguhkan pelantikannya sampai proses hukumnya selesai,” kata Ketua KPU RI Husni Kamil Manik di Gedung KPU Pusat Jakarta.

Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar,  menilai langkah itu tepat.  “Saya pikir ada baiknya ditunda, kan tidak banyak ini hanya tiga orang, artinya mungkin tidak merusak anggota DPR secara keseluruhan, ada baiknya negara memikirkan itu,” kata Zainal.

Alasan lain menunda pelantikan, kata dia, untuk menjaga moral publik. “Bagaimana mungkin orang dilantik sebagai anggota dewan dan saat yang sama dia sudah mengingkari janji yang sudah diucapkan,” kata pria kelahiran Ujung Pandang, 8 Desember 1978 itu. (oke/ram)