Teror bom di 3 rumah sakit Surabaya, Kapolda Jatim akan mengejar pelaku

Teror bom di 3 rumah sakit Surabaya, Kapolda Jatim akan mengejar pelaku
Situasi ketika Brimob Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya saat menyisir bom di RS Mitra Keluarga Surabaya, Rabu malam (29/7/2015). foto: Kriminal.com

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menindaklanjuti tiga ancaman teror bom yang terjadi di tiga rumah sakit kota Surabaya dengan memburu para pelakunya.  Ancaman bom pertama sendiri terjadi di RS Mitra Keluarga pada Rabu (29/7/2015) malam dan dua ancaman bom terakhir berlangsung di RS Angkatan Laut dr Ramelan dan RS Haji Sukolilo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono menegaskan pihaknya telah memerintahkan tim intelijen dan tim reserse bergerak memburu pelaku peneroran pengemboman.

“Bapak Kapolda Jatim (Irjen Pol Anas Yusuf red) telah perintahkan untuk memburu pelaku peneroran bom ke tiga rumah sakit melalui kiriman fax ini,” tegas Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono.

Selain itu, pihak Polda Jatim sendiri telah mengerahkan pasukan tambahan yaitu Pam Obvit dan Sabhara untuk menjaga fasilitas publik serta pusat perbelanjaan di kota Surabaya.

Tambahan pasukan ini untuk mengamankan tempat pelayanan publik, lantaran dikhawatirkan masyarakat akan panik untuk beraktivitas.

“Mereka diminta meminimalisir kecemasan masyarakat untuk beraktivitas baik dalam berbelanja, berobat maupun beribadah,”  tuturnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete mengatakan ketiga bom tersebut merupakan ancaman yang tidak terbukti kebenarannya.

“Sudah kami telusuri dan tidak diketemukan bom di tiga tempat tersebut. Kami akan berupaya memburu pelaku peneroran agar kota Surabaya dapat kondusif dan aman,” kata AKBP Takdir.