Termotivasi Risma, Anak-Anak Muda di Lakarsantri Berwirausaha

Termotivasi Risma, Anak-Anak Muda di Lakarsantri Berwirausaha
Anak-anak muda yang mengikuti Road Show Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Lakarsantri, Sabtu (1/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Keberadaan Pahlawan Ekonomi bukan hanya dirasakan manfaatnya oleh kalangan ibu rumah tangga. Kini, banyak anak muda yang tertarik untuk membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarganya.

Nurul Amelia, salah satunya. Perempuan 18 tahun asal Kecamatan Lakarsantri mengaku ingin menjadi pengusaha kuliner sukses. Pelajar kelas tiga di salah satu SMA Negeri di kawasan Lakarsantri itu, telah memulai cita-citanya dengan berjualan takjil dan makanan ringan saat bulan puasa 2014 lalu.

“Awalnya kami hanya iseng untuk mencari uang tambahan saat Lebaran,” terangnya pada enciety.co, saat ia mengikuti Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Lakarsantri, Sabtu (1/8/2015).

Ia menuturkan, awal mulanya ia  diajak tetangganya mengikuti pelatihan Pahlawan Ekonomi yang diadakan seminggu sekali di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

“Setelah mengikuti pelatihan, saya jadi tahu bagaimana memberikan kemasan dan memasarkan produk es buah dan es teler yang kami hasilkan,” ucapnya.

Kini, dengan bantuan kawan-kawannya di karang taruna di sekitar rumahnya, usaha es buah dan es teler tersebut sudah berjalan selama hampir setahun.

“Setiap hari kami berjualan di daerah rumah. Lapak kami dibuka sekitar jam tiga sore usai kami sekolah. Kira-kira kami berjualan hingga pukul Sembilan malam,” papar dia.

Saban hari, aku Nurul, ia dapat mengantongi omzet Rp 500 ribu. “Dengan bantuan dua kawan saya lainnya, kami bergiliran jaga, untuk pembagian laba, kami langsung membaginya kepada mereka yang bergiliran jaga. Laba yang dibagi tadi telah dipotong uang operasional dan modal membeli bahan dasar,” jelasnya.

Dengan berjualan es buah dan es teler, ia mengatakan jika dirinya dapat membatu orang tuanya untuk membayar bimbingan belajar dan uang saku sekolah tiap harinya.

“Saya teringat apa yang dikatakan oleh Bu Risma, jika menjadi seorang pedagang adalah profesi mulia. Selain itu, untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses harus diawali menjadi seorang pedagang kecil terlebih dahulu,” tutur dia, bangga.

Ke depan, ia bercita-cita ingin menjadikan usaha es buah dan es telernya tersebut menjadi semacam usaha franchise atau waralaba. “Saya ingin usaha ini nantinya menjadi usaha yang besar seperti kebab Turki baba rafi dan sebagainya,” pungkasnya. (wh)