Terlibat Pengaturan Skor, Pelatih Timnas Jepang Dipecat

Javier-Aguirre-entrenador-del-_54398561178_54115221152_960_640

Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) mengonfirmasi telah memecat Javier Aguirre dari jabatan pelatih timnas. JFA tak ingin timnas terganggu karena Aguirre sedang dituduh dalam skandal pengaturan skor di La Liga tahun 2011 lalu. Ya pengadilan Spanyol menuduh Aguirre menjadi bagian dari pengaturan dalam laga Levante kontra Real Zaragoza pada Mei empat tahun lalu. Selain Aguirre ada 30 nama lain yang diperiksa terkait kasus ini. “Tuduhan kriminal membuat Aguirre harus menanggapinya. Ia harus ke pengadilan dan kami tidak mau ambil risiko,” kata Presiden JFA Kuniya Daini. “Itu sebabnya kami memutus kontraknya untuk menghindari efek besar pada timnas Jepang. Apalagi kami akan menghadapi kualifikasi Piala Dunia.”
Aguirre sendiri tak berkomentar banyak mengenai pemutusan kontraknya. Padahal ia baru melatih Timnas Jepang selama enam bulan. “Saya sangat bahagia bekerja di Jepang. Saya selalu berharap tim dan suporter diberikan keberuntungan,” kata Aguirre.
Ketegasan Asosiasi Sepakbola Jepang ini nampaknya perlu ditiru PSSI. Selama ini, induk sepakbola nasional ini memang selalu dibayang-bayangi kasus suap dan pengaturan skor di kompetisi domestic. Terakhir yang paling mengenaskan adalah sepakbola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman yang terjadi di penghujung Kompetisi Divisi Utama lalu. Aksi memalukan ini sampai menjadi sorotan media internasional. (lp6)