Terlibat Pengaturan Skor, Kapten Atletico Gabi Terancam Sanksi

 

Terlibat Pengaturan Skor, Kapten Atletico Gabi Terancam Sanksi

Kapten utama Atletico Madrid, Gabriel Fernandez Arenas atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gabi, diklaim mengakui dirinya terlibat dalam pertandingan yang hasil akhirnya telah diatur atau skandal skor. Namun, Gabi menegaskan itu dilakukannya atas permintaan klub.

Gabi menyebutkan hal itu terjadi saat dirinya masih memperkuat Real Zaragoza. Jelang akhir musim 2010-2011, Zaragoza terancam jerat degradasi andaikata gagal meraih kemenangan di partai pamungkas melawan Levante di Ciutat de Valencia, 21 Mei 2011.

Gabi mencetak dua gol dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Zaragoza yang akhirnya tetap bertahan di La Liga. Partai antara Levante dan Zaragoza memang tengah disediliki Jaksa Penuntut Badan Anti-Korupsi. Sebanyak 20 pemain telah dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Menurut El Mundo, Gabi mengakui jika laga tersebut berjalan dengan penuh kecurangan, meski ia tetap menegaskan apa yang dilakukannya didasarkan kepatuhannya kepada klub.

Yang menarik, meskipun mengakui laga tersebut telah diatur hasil pertandingannya (match-fixing), Gabi membantah tegas jika ia menerima sejumlah uang ataupun terlibat urunan atau iuran untuk membayar kubu Levante. Gabi menggarisbawahi sebelum laga itu berlangsung dirinya telah meraih kesepakatan untuk hijrah ke Atletico di akhir musim.

Jika terbukti, sanksi berat sudah menanti Gabi. Bahkan tidak mungkin akan berujung pada hukuman penjara. Di Spanyol dan negara-negara Eropa, pengaturan skor terkategori pelanggaran berat. (bst/ram)