Terkomsel Ajak Pelanggan Jadi Digital Creator

 

Terkomsel Ajak Pelanggan Jadi Digital Creator
(ki-ka) Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati, Dewi Lestari (penulis), Joko Anwar (sutradara), Direktur Human Capital Management Telkomsel, Herdy Harman, Executive Vice President Telkomsel Area Jabotabek Jabar Venusiana Papasi, Vice President Marcom Telkomsel, Nirwan Lesmana, Yoris Sebastian (creativepreneur), saat peluncuran LOOP KePo (Kreatif Project).

Telkomsel meluncurkan program terbaru yang dinamakan LOOP KePo (Kreatif Project). LOOP KePo merupakan suatu rangkaian kegiatan yang khusus diperuntukkan bagi LOOPers (sebutan pelanggan LOOP), yang mengangkat sisi edukasi, kreativitas, dan teknologi digital.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati mengatakan, para LOOPers yang berusia diantara 12-19 tahun merupakan generasi dengan konsumsi yang sangat tinggi terhadap media sosial dan aplikasi digital.

“Mereka memiliki potensi yang amat besar untuk berpartisipasi secara aktif dalam perkembangan industri digital di tanah air, salah satunya dengan menyalurkan kreativitas mereka untuk menciptakan berbagai konten,” katanya dalam rilis yang diirim ke media, Jumat (12/9/2014).

Program ini mengambil istilah ‘KePo’ yang banyak digunakan di kalangan muda saat ini. Pada bahasa slang Indonesia, KePo merupakan istilah bagi mereka yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Sementara dalam konteks program ini, LOOP KePo sendiri berarti Kreatif Project, dimana arti KePo diasosiasikan dengan rasa ingin tahu tinggi yang positif.

Dalam program ini akan dilakukan roadshow di Bandung, Medan, Lampung, Manado, Makassar, Malang, Surabaya, Yoyakarta, Banjarmasin, dan Denpasar. Di masing-masing kota tersebut LOOP KePo akan mengunjungi sekolah-sekolah dan tempat nongkrong (hangout places).

LOOPers juga diajak untuk bergabung di acara utama di tiap kota, dimana mereka dapat mengikuti coaching clinic tentang Digital Writing dan Mobile Video, dengan pembicara antara lain Joko Anwar, Pandji Pragiwaksono, Dewi Lestari, Raditya Dika, SkinnyIndonesian24, dan Bena Kribo. Di acara main event tiap kota, LOOPers juga dapat menemukan berbagai inovasi teknologi selular terkini dan berbagai teknologi yang erat kaitannya dengan ekosistem digital seperti Google Glass.

“Kami berharap ke depannya generasi ini tidak hanya menjadi konsumen dari berbagai aplikasi digital, tapi juga mampu menjadi pencipta (kreator) dari konten-konten tersebut. Untuk itu kami mengajak para LOOPers untuk ikut serta di LOOP KePo, dimana mereka dapat menggali tentang kreativitas, mempelajari berbagai macam hal yang terkait teknologi digital, dan berani untuk berkarya”, tambah Adita.

Untuk menampung karya dan kreativitas dari para LOOPers, maka pada program ini juga akan diadakan LOOP KePo Challenge yang merupakan kompetisi dengan tema ‘Make Things Better Together’, dimana para LOOPers ditantang untuk membuat karya dengan format ‘Mobile Video’ dan ‘Digital Writing’, yang menunjukkan jika ide mereka dilakukan bareng-bareng akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Kepo Challenge berlangsung mulai 14 September 2014 hingga 30 November 2014, dan pemenang akan diumumkan di acara puncak LOOP KePo di Jakarta pada bulan Desember 2014. Karya-karya yang dikirimkan akan dinilai berdasarkan beberapa parameter di antaranya kreativitas, orisinalitas dan cara penyampaian (story telling).

Pemenang dari LOOP KePo Challenge Mobile Video akan mendapatkan kesempatan untuk membuat short movie dengan dimentori langsung oleh Joko Anwar atau Pandji Pragiwaksono. Sedangkan pemenang Digital Writing akan membuat e-book dimentori langsung oleh Dewi Lestari atau Raditya Dika. Selain itu seluruh pemenang juga akan mendapatkan gadget yaitu LG G3. (wh)