Bonek: Persebaya United Harus Bubar atau Dibubarkan

persebaya paten-2

Setelah Kementerian  Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)  menyatakan logo dan nama Persebaya Surabaya milik PT Persebaya Indonesia (PI), bagaimana nasib Persebaya United (PU) yang kini  bertanding di Piala Presiden? “Harus bubar atau kita bubarkan,” tandas   Andi Pecie, Presidium Arek Bonek 1927.

Menurut Andi Pecie, siapa yang benar secara de facto dan de jure sudah dipastikan. Dengan begitu, dia meminta agar tak ada lagi klub gadungan yang memakai nama sakral Persebaya dengan embel-embel apapun. “Persebaya United yang saat ini berlaga di Turnamen Piala Presiden secara otomatis harus membubarkan diri. Kalau tidak, kami yang akan membubarkan mereka secara paksa,” tegas dia.

Dengan kemenangan secara hukum ini, lanjut Pecie, apa yang diperjuangkan oleh arek Bonek yang mayoritas di Surabaya ini tidak salah. Keputusan Dirjen KI menjadi dahaga atas perjuangan Bonek yang kerap dizalimi oleh PSSI.

Seperti diketahui, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memutuskan pihak yang berhak menggunakan nama dan logo Persebaya asli, adalah PT  PIKeputusan Kemenkumham itu ditegaskan dalam sertifikat merek yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) di Jakarta, Senin (21/9/2015). Dengan begitu, Persebaya yang bermarkas di Jalan Karanggayam 1 Surabaya, yang didukung mayoritas Bonek di Surabaya, mendapatkan kembali haknya secara hukum. (ram)