Terbukti, Pelaku Usaha PE Paling Bisa Bertahan Hadapi Krisis Ekonomi

Terbukti, Pelaku Usaha PE Paling Bisa Bertahan Hadapi Krisis Ekonomi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih (tengah) menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi (PE) Kecamatan Semampir, Surabaya, Sabtu (21/10/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia sekarang mengalami perlambatan pertumbuhan. Namun hal tersebut tidak berlaku di Kota Surabaya. Sampai dengan akhir 2016, ekonomi Kota Surabaya terus tumbuh menyentuh angka 6 persen. Pertumbuhan itu juga disokong oleh kegiatan pelaku usaha mikro dan menengah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih menjelaskan, memasuki tahun 2017 ini, sektor perekonomian yang sangat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian Kota Surabaya adalah sektor perdagangan dan jasa. Sektor ini meliputi sektor perdagangan yang digawangi oleh pelaku usaha mikro.

“Sampai saat ini, sektor perdagangan ini adalah sektor yang banyak menyerap tenaga kerja,” ujar Arini saat menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi (PE) 2017 Kecamatan Semampir, Surabaya, Sabtu (21/10/2017).

Kata dia, program pemberdayaan masyarakat seperti Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang digagas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini merupakan salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian.

Untuk itu, Arini sangat berharap kepada masyarakat agar terus memperbaiki dengan aktif di pelatihan-pelatihan Pahlawan Ekonomi untuk dapat terus meningkatkan kualitas hidupnya.

Terbukti, Pelaku Usaha PE Paling Bisa Bertahan Hadapi Krisis Ekonomi
foto:arya wiraraja/enciety.co

“Menjadi pelaku usaha dapat memperbaiki perekonomian keluarga. Seperti yang kita ketahui bersama, konsep usaha kecil menengah ini adalah satu-satunya bidang perekonomian yang tahan terhadap perlambatan perekonomian yang saat ini sedang kita hadapi,” ulas Arini.

Arini menambahkan, dengan dapat menciptakan situasi perekonomian yang stabil, negara dapat menghadirkan situasi kondusif di bidang lain, di antaranya keamanan dan ketertiban.

Jika dibandingkan dengan kondisi di beberapa negara lain di dunia, sambung Arini, masyarakat kita patut bersyukur. Pasalnya, ada beberapa negara yang sampai saat ini belum bisa menghadapi krisis ekonomi akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

“Bahkan, ada beberapa negara yang tingkat kriminalitasnya meroket karena keadaan perekonomiannya menurun. Untuk itu, ayo kita terus tingkatkan kualitas ekonomi kita dengan aktif dalam gerakan Pahlawan Ekonomi ini,” pungkas Arini. (wh)