Terbukti Korupsi, Istana Pertimbangkan Cabut Bintang Jasa Jero Wacik

Terbukti  Korupsi, Istana Pertimbangkan  Cabut Bintang Jasa Jero Wacik
foto: tribunnews.com

Pemerintah masih menimbang untuk mencabut bintang jasa yang diterima Jero Wacik. Wacana ini mengemuka seiring dengan vonis yang diterima  mantan  petinggi Demokrat ini  terkait korupsi.  Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan mengatakan saat ini pemerintah belum mau memikirkan soal pencabutan penghargaan bintang jasa yang disandang oleh mantan Menteri ESDM Jero Wacik.

Adapun tanda bintang jasa yang dimaksud adalah anugerah Bintang Mahaputera Adipradana yang diberikan langsung oleh Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pencabutan ini dinilai perlu lantaran Majelis Hakim Pengadilan Tipikor telah memvonis mantan kader Partai Demokrat tersebut dengan pidana empat tahun penjara dan denda Rp150 juta atau subsider tiga bulan atas kasus dugaan korupsi pengadaan dana operasional menteri di Sekretariat Jenderal ESDM. “Kami belum tahu lah, kami masih lihat dulu. Orang susah (Jero Wacik) lagi susah di komentari seperti itu kan, nggak enak,” tandas Luhut di pelataran Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2016).

Sebelumnya, penghargaan bintang jasa saat itu diberikan kepada Jero Wacik karena dinilai berjasa kepada membesarkan negara atas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 57/TK/2013.

Akibat terlibat kasus hukum, mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata itu ditahan oleh KPK sejak 5 Mei 2015. Melalui kasusnya, Jero diketahui selama menjabat sebagai Menteri ESDM melalui Waryono beserta bawahannya diduga memeras sejumlah rekanan pengadaan di kementerian tersebut. (rpb)