Terapkan PATEN, Pemprov Jatim Raih Trofi Mendagri

Terapkan PATEN, Pemprov Jatim Raih Trofi Mendagri

Pemprov Jatim kembali mendapat apresiasi berupa trofi penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas peran sertanya dalam mewujudkan sistem pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) yang baik kepada masyarakat.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memandang Pemprov Jatim mampu mewujudkan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan cepat serta menciptakan sebuah inovasi untuk mendekatkan pelayanan pemerintah melalui sistem pemrosesan dokumen terpadu dalam satu tempat atau loket di tingkat kecamatan.

“Kami berharap agar provinsi-provinsi lainnya untuk mau belajar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengelolaan BUMD,” kata Tjahjo Kumolo.

Seusai menerima penghargaan, Soekarwo mengatakan pihaknya fokus untuk  pelaksanaan reformasi di Jatim. Antara lain aspek tata laksana, organisasi, sumber daya manusia (SDM) aparatur, peraturan perundangan, pengawasan, akuntabilitas, mind set and culture, dan pelayanan publik.

“Khusus  untuk aspek pelayanan publik, komitmen pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat besar,” kata Soekarwo.

Menurut dia, bukan hanya P2T saja yang menjadi andalan Jatim, tetapi ada beberapa komitmen andalan lainnya, yaitu pembentukan zona integritas/wilayah bebas korupsi pada lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pembentukan komisi pelayanan publik, dan pembuatan perda 8 tahun 2011 tentang pelayanan publik

Pihak Pemprov Jatim sendiri telah melakukan upaya terkait yang diantaranya fasilitasi raperda dan klarifikasi Perda Kab/Kota terkait dengan pelayanan publik, gelar pameran pelayanan publik, lomba pelayanan publik percontohan, supervisi inovasi pelayanan publik SKPD.

“Gelar pameran pelayanan publik diselenggarakan setiap dua tahun sekali, agar setiap SKPD berkompetisi dalam memberikan pelayanan terbaik,” tukasnya.

Sampai saat ini penerapan PATEN telah di implementasikan di 105 kabupaten/kota pada 1005 Kecamatan.

Pada acara ini telah dilakukan peresmian penyelenggaraan PATEN di 67 Kecamatan pada 5 Kabupaten di 4 Provinsi yang telah memenuhi persyaratan sebagai tempat penyelenggaraan PATEN yang dimana salah satunya adalah Provinsi Jawa Timur. (wh)