Teluk Lamong Siap Dipaparkan dalam Video Conference MP3EI

Teluk Lamong Siap Dipaparkan dalam Video Conference MP3EI

Sebanyak 17 proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dari sejumlah proyek di koridor Jawa akan dipusatkan di Teluk Lamong, termasuk proyek lain seperti double track kereta api, dan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda.

Seperti disampaikan Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia III Edi Priyanto besok merupakan rangkaian dari kegiatan proyek MP3EI dalam kurun tiga tahun. Ada enam lokasi secara nasional yang akan dipaparkan melalui video conference yang dilakukam masing-masing gubernur.

“Untuk koridor Jawa dikonsentrasikan di Teluk Lamong. Nantinya Pakde (Gubernur Jawa Timur, Soekarwo) melaporkan sejumlah proyek MP3EI di Jatim, baik yang on progress maupun yang sudah selesai kepada Presiden SBY, melalui video conference,” kata Edi, Rabu (3/9/2014).

Edi menambahkan, posisi Teluk Lamong sendiri akan diresmikan melalui video conference, selain proyek MP3EI di Jatim lainnya. Posisi terminal yang menelan biaya kurang lebih Rp 3,4 triliun ini telah memasuki tahap komosioning sebelum dilakukan uji coba.

Sejumlah peralatan yang dibeli dengan nilai mencapai Rp 1,5 triliun itu telah datang. Seperti lima unit Shore to Ship (STS) Crane sudah terpasang. Demikian juga dengan Automatic Stacking (ASC) Crane sudah dirakit 5 unit, stradle carrier (SC) tiba lima unit, dan Automatic Truck Terminal (ATT) datang sekitar 27 unit.

Ditambahkan Edi, usai tes komisioning Teluk Lamong ini akan dilakukan uji coba. “Komisioning memang tidak gampang, dan butuh waktu yang cukup. Memang sedikit agak lama, karena kita perlu melihat operasional yang terhubung dengan operasi online system,” papar Edi. Diperkirakan operasi penuh Teluk Lamong baru berjalan pada Oktober bulan depan.

Video conference antara Gubernur Jatim dengan SBY akan dilanjutkan di lima lokasi lainnya. Seperti Maluku-Papua video conference dipusatkan di Bandara Sentani, wilayah Nusa Tenggara dipusatkan di Teluk Mekali, dan Sulawesi dipusatkan di kawasan khusus ekonomi Palu. Kalimantan di pabrik pengolahan bauksit di Ketapang, dan Sumatra dikonsentrasikan di Stasiun Kualanamu. (wh)