Telkomsel Siapkan Roadmap Kelola Telkom Flexi

 

Telkomsel Siapkan Roadmap Kelola Telkom Flexi

Permintaan pemerintah tentang perubahan jaringan dan pengelolaan dari CDMA ke GSM telah disiapkan oleh Telkomsel. Anak perusahaan PT Telkom itu telah menyiapkan transisi peralatan dari CDMA ke GSM bila ditunjuk mengelola produk Telkom Flexi.

Direktur Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid menyebutkan, saat ini infrastruktur sudah tidak diproduksi dari negara asalnya. Demikian juga dengan produk Telkom Flexy sudah discontinue kurang lebih dua tahun silam.

Khamid menyatakan sudah menyiapkan infrastruktur untuk masa transisi ini. “Kita sudah siapkan roadmap bila Telkom Flexi benar-benar dimatikan. Solusinya dengan menerbitkan kartu As berbasis CDMA,” ujarnya.

Dia menambahkan bila kartu As CDMA ini sudah diujicobakan sejak tiga bulan silam. Hasilnya memang belum dipublikasikan, tetapi kartu ini disiapkan sebagai roadmap bila produk Telkom Flexi benar-benar distopoperasikan. Produk ini juga dijadikan sebagai transisi sebelum pemerintah benar-benar meminta penghentian operasi jaringan CDMA.

Disebutkan Khamid, kartu ini tidak hanya mengakomodir produk Telkom saja. Tetapi semua operator telekomunikasi berbasis CDMA. Sebab anjuran dari Kemenkominfo agar semua jaringan telekomunikasi seluler berbasis CDMA beralih ke GSM tahun 2015.

“Tidak ada investasi yang kita keluarkan. Karena semua peralatan dan infrastruktur kita yang memiliki,” tegasnya.

Demikian juga dengan penambahan jumlah pelanggan dipastikan tidak bertambah. Masalahnya banyak pelanggan Telkomsel yang juga memiliki Flexi.

Pada dasarnya Telkomsel menyebut Telkom Flexi memiliki spektrum bisnis yang cukup bagus. Dimana respons market dan bisnis cukup bagus. Tetapi produsen peralatan CDMA sudah tidak meproduksi lagi. Pun dengan anjuran dari Kemenkominfo tentang transisi jaringan CDMA ke GSM.

Menyangkut mekanisme peralihan ini, Mas’ud menyarankan agar pelanggan Telkom Flexi datang ke grapari. “Apakah nanti ditarik oleh Telkom, itu terserah kebijakan perusahaan induk. Yang pasti, kita sudah menyiapkan pelayanannya di GraPARI,” tutupnya.

Telkom Flexi memiliki BTS sebanyak 5.000, dan nantinya akan dikonsolidasi dengan BTS milik Telkomsel yang berjumlah 70.000. Flexi sendiri akan dijadikan boradband LTE, sementara saat ini sudah ada 15.000 BTS untuk kesiapan LTE dari total 35.000 unit. (wh)