Telkomsel Pasang 7 Wi-Fi Spot di KBS

Telkomsel Pasang 7 Wi-Fi Spot di KBS
Agus Mulyadi (kiri) dan Fuad Hassan saat penandatanganan kerja sama, (27/12/2013). artika farmita/ enciety.co

Telkomsel kembali mengukuhkan jalinan kerja samanya dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Mulai Januari 2014 nanti, akan ada 7 titik wi-fi yang bisa dinikmati gratis oleh pelanggan Telkomsel yang berkunjung ke KBS. Vice President Sales and Marketing Telkomsel regional Jawa Bali, Agus Mulyadi mengungkapkan, fasilitas tersebut merupakan bentuk kemudahan yang diberikan bagi pengunjung sekaligus pelanggan Telkomsel.

“Kami melihat KBS adalah tempat berkumpulnya warga dari berbagai kalangan,” ujarnya dalam penandatanganan kerjasama di Plaza BRI, Jumat (27/12/2013). Selain tempat wisata, lanjutnya, KBS merupakan sarana edukasi pelajar Surabaya. Meskipun sebagai anak perusahaan BUMN yang memiliki target revenue, Telkomsel merasa memiliki tanggung jawab berkontribusi dalam membangun bangsa. Sehingga kerja sama tersebut sejalan dengan target Telkomsel tahun 2014 dalam menyasar segmen youth.

Sebelumnya, Telkomsel menggelar program Buy One Get One sejak Oktober. Pelanggan Telkomsel bisa mendapatkan 1 tiket gratis masuk ke KBS dengan menukarkan 50 poin TelkomselPoin.

Direktur Keuangan dan SDM PD Taman Satwa KBS, Fuad Hassan menyambut baik kerja sama itu. Ia berharap, kerja sama ini membantu KBS menjalankan fungsinya sebagai lembaga konservasi dan edukasi. “KBS adalah icon Surabaya. Meskipun setiap tahun kami merugi, kerja sama ini semoga bisa dilanjutkan sampai ke perencanaan pengembangan KBS ke depan,” tuturnya.

Kerja sama senilai Rp 100 juta itu diproyeksikan sebagai tahapan fase pertama di tahun 2014. Pada fase selanjutnya, Telkomsel berencana membantu pembangunan Mini Sea World yang menelan biaya sekitar Rp 80 miliar. “Untuk sementara kerja sama ini untuk fasilitas wi-fi,” tukas Agus.

Fuad menambahkan, Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel ini perlu diulang agar pengunjung KBS kian ramai. “Ke KBS jangan hanya ketika hewannya mati, baru heboh. Karena faktanya, jumlah koleksi kami bertambah seiring kelahiran bayi hewan akhir-akhir ini,” tandasnya.(wh)