Telkomsel Launching Flash Lounge Unair

Telkomsel Launching Flash Lounge Unair

Upaya Telkomsel mendongkrak segmen youth (remaja) menjadi prioritas dalam peningkatan pasar. Hal ini yang mendorong Telkomsel masuk perguruan tinggi (PT) dengan meluncurkan Flash Lounge di perpustakaan Kampus B Universitas Airlangga (Unair), Senin (28/4/2014).

Flash Lounge merupakan bentuk pelayanan dan fasilitas Telkomsel terhadap lingkungan kampus dalam bentuk tempat dan aplikasi. Seperti soft skill (kewirausahaan) dan Close User Group (CGU) untuk lingkungan kampus yang merupakan point of education.

”Bentuk layanan yang kami tawarkan aplikasi soft skill yang belum ada dikampus,” kata Executive Vice President Telkomsel Jawa Bali, Yetty Kusumawati disela-sela peresmian.

Unair menjadi perguruan tinggi pertama di Jawa Bali yang digandeng untuk meningkatkan segmen youth. Berdasarkan survey, pengguna internet tertinggi adalah anak muda sekitar 20 persen dari total pelanggan Telkomsel nasional maupun Jawa-Bali.

Manfaat yang ditawarkan Telkomsel cukup menjanjikan, dimana broadband disediakan hingga 100 Mbps. Tegantung kebutuhan. Untuk tahap awal kita sediakan 100Mbps dahulu, bila dirasa peningkatan pengguna cukup besar, akan kita naikkan broadband-nya,” tambah Yety.

Bentuk kemudahan lainnya adalah fasilitas CUG. Pengguna di lingkungan kampus bisa menikmati komunikasi mengirim SMS dan voice (telepon) secara berkelompok. “Tanpa ada batasan jam, maupun kuota. Semakin banyak user, semakin hemat pengunaannya,” tegasnya.

Menyangkut target peningkatan pelanggan melalui program Flash Lounge, Yetty berharap bisa sebanyak mungkin digaet. Setidaknya growth di Area Jawa Bali bisa mencapai double digit.

“Untuk lingkungan kampus target awal kami 20 persen dahulu. Tetapi untuk areal Jawa-Bali segmen youth kita harapkan growth minimal bisa mencapai 30 persen,” tutup Yetty.

Wakil Rektor Unair I Prof Dr Achmad Syahrani menyambut gembira dengan adanya kerjasama dengan Telkomsel ini. “Minimal kebutuhan kampus seperti akses internet cepat, dan layanan non formal education bisa terlayani,” jelasnya.(wh)