Telkom Bangun Taman Digital di Pantai Boom Banyuwangi

Telkom Bangun Taman Digital di Pantai Boom Banyuwangi
TAMAN DIGITAL: Pencanangan Pembangunan Taman Telkom-Pantai Boom yang dihadiri Dirut Dirut Telkom Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Foto : telkom

Wajah Pantai Boom bakal berubah. Taman yang dinamai Taman Digital tersebut dilengkapi sebuah amphi-theatre, panggung pertunjukan yang fasilitas wifi. Pembangunan taman berbasis teknologi informasi tersebut hasil kerja sama Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

Fasilitas taman lainnya adalah 10 titik wifi, arena bermain anak (children playground), jogging track, eco-park, food court, dan pedestrian. Dana pembangunan amphi-theatre didukung oleh Telkom, sedangkan fasilitas lainnya oleh Pemkab Banyuwangi dan dukungan perusahaan lain. Pembangunan taman Telkom ini dimulai dalam waktu dekat.

“Pantai Boom kita pilih untuk lokasi dibangunnya Taman Digital Telkom karena menurut survei, Pantai Boom sebagai salah satu destinasi wisata di Banyuwangi. Dan kami bangga jadi ikut partisipasi membangun daerah,” ujar Dirut Telkom Arief Yahya di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (30/07/2014).

Arief menuturkan, Telkom akan mendukung pembangunan amphi-theatre dengan dana dari program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) sekitar Rp 1 miliar. Lokasi pembangunan amphi- theatre ini diproyeksikan berada di eks panggung pertunjukan sisi timur dan menghadap langsung ke Selat Bali.

“Semoga saat acara Banyuwangi Jazz amphi-theatre sudah bisa dinikmati,” imbuhnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan, keberadaan Taman Digital akan melengkapi infrastruktur pariwisata di daerahnya. Pantai Boom yang dalam enam bulan terakhir mulai direvitalisasi akan menjadi destinasi unggulan baru dengan kelengkapan fasilitasnya.

“Jadi, selain bisa menikmati pantai, wisatawan bisa olahraga, menikmati kuliner lokal, mendapat pengetahuan di eco-park, dan sekaligus berinternet ria. Bisa selfie langsung upload di social media secara kilat, sehingga dengan sendirinya ikut mempromosikan Banyuwangi,” tuturnya.

Keberadaan Taman Digital dengan fasilitas yang lengkap juga selaras dengan bidikan segman pariwisata di Banyuwangi, yaitu wisata keluarga (family tourism). Pantai dengan taman digital cocok untuk wisata keluarga karena semua anggota keluarga bisa menikmati fasilitas sesuai minatnya. Yang dewasa bisa berolahraga atau menikmati kuliner, yang anak-anak bisa bermain dan menikmati wisata edukasi berupa eco-park.

“Wisata keluarga ini kami bidik karena belanjanya lebih besar, sehingga perputaran ekonominya berdampak luas. Masa tinggal juga lebih lama. Spend time, spend money,” kata Bupati Anas.

Kini di Banyuwangi terdapat sekitar 1.300 titik wifi yang dibangun Pemkab bersama PT Telkom di ruang-ruang publik, mulai dari taman, sekolah, puskesmas, sampai tempat ibadah. Jumlah pengakses wifi di Banyuwangi mencapai rata-rata 164.372 per bulan pada kuartal I/2014, meningkat dibanding rata-rata tahun lalu sebesar 97.957 pengguna per bulan. (wh)