Telin Bangun Mega Proyek Jaringan Kabel Bawah Laut

Telin Bangun Mega Proyek Jaringan Kabel Bawah Laut

 

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) menggandeng 14 perusahaan telekomunikasi dunia guna membangun jaringan kabel bawah laut. Pembangunan ini untuk memerkuat hubungan dunia maya antara Asia dan Eropa. Dari 14 perusahaan itu, 12 perusahaan berasal dari Asia, sisanya 2 perusahaan dari Eropa.

Telin dalam surat elektroniknya, Rabu 12/3/2014), menegaskan perusahaan yang digandeng ini bukan sembarangan. Mitra kerja ini tergabung dalam South East Asia – Middle East -Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5).

Direktur Telin Syarif Syarial Ahmad menyebut Indonesia patut berbangga terliubat dalam pembangunan jaringan kabel bawah laut. “Kita menjadi bagian penting dalam konsorsium ini untuk membangun submarine cable system SEA-ME-WE 5,” terangnya.

Submarine cable system SEA-ME-WE 5 merupakan sistem jaringan kabel bawah laut sepanjang 20.000 KM dari Asia Tenggara ke Eropa, Prancis, dan Italia. Megaproyek ini akan menghubungkan 17  negara yang dilaluinya. Untuk titik pendaratan (landing station) di Indonesia ada di dua kota, yakni Dumai dan Medan.

Terhubungnya Indonesia dengan SEA-ME-WE 5 submarine cable system, kualitas kecepatan layanan data dan internet dari Indonesia ke Eropa semakin cepat. Bahkan Syarif Syarial Ahmad menyebut kecepatan internet akan lebih baik dibanding sebelumnya.

“SEA-ME-WE 5 dibangun menggunakan 3 pairs kabel optik dengan kapasitas desain sebesar 24 Terrabit persecon. Artinya, dengan kapasitas sebesar itu mampu mengantarkan transmisi sebesar 30 juta HD video perdetiknya,” lanjut Syarif.

Kabel Laut SEA-ME-WE 5 terintegrasi dengan system kabel laut yang telah dimiliki Telin sebelumnya. Yaitu Asia America Gateway (AAG), South East Asia Japan Cable System (SJC), Batam Singapore Cable System (BSCS), Dumai Malaka Cable System (DMSC) ditambah kabel domestik.

Ke depan hubungan komunikasi melalui internet akan menciptakan konfigurasi network yang komprehensif antara Asia, Eropa, USA dan Indonesia dengan kualitas yang tak tertandingi. Pembangungan ini bagian dari kontribusi Telin dalam mendukung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MPE3I).

Sementara penandatangan dilakukan di Kualalumpur pekan lalu. Dimana Telin dipimpin langsung Syarif Syarial Ahmad bersama 14 perusahaan telekomunikasi lainnya. (wh)