Teknik Membuat Bros Susun Berbahan Limbah Resleting

Teknik Membuat Bros Susun Berbahan Limbah Resleting

Teks: Pelatinan creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (24/9/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Seringkali kita tidak menyangka produk kreatif tidak dibuat dari bahan-bahan yang sulit didapat dan mahal. Tapi bukan begitu kenyataanya. Cukup dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar, kita dapat menghasilkan produk kreatif bernilai ekonomi tinggi.

Hal itu disampaikan Yayuk Surat, mentor pelatihan creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Jalan Kapas Krampung Surabaya, Minggu (24/9/2017).

Yayuk menjelaskan, pada pelatihan kali ini peserta diajak untuk dapat menghasilkan produk kreatif bros susun dari limbah resleting bekas.

“Orang awam tidak bakal tahu jika bros susun yang kita buat ini berasal dari limbah resletring. Selain bentuknya unik dan menarik, bros ini sekilas bakal terlihat menyerupai bros buatan pabrik. Sehingga jika dijual harganya dapat menyentuh angak Rp 25 ribu ke atas,” ujar dia.

Kata Yayuk, untuk membuat bros susun tersebut, bahan yang dibutuhkan di antaranya resleting bekas, benang, jarum, dan manik-manik. Untuk membuatnya, langkah pertama membentuk model bros yang diinginkan. Setelah menentukan bentuk, maka jahit bros dengan menggunakan jarum dan benang.

“Gunakan benang warna benang yang sepadan dengan resleting agar produk bros tampak cantik dan menarik,” kupas Yayuk.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk teknik finishing peserta pelatuhan dapat menggunakan manik-manik yang telah disiapkan untuk menjadi hiasan.

“Teknik ini sangat perlu dilakukan karena cantik atau tidaknya bros susun ini tercipta dari proses finishing ini,” ujar dia. (wh)