Tekan Laka, Polres Tanjung Perak Razia Truk dan Tronton

Tekan Laka, Polres Tanjung Perak Razia Truk dan Tronton
Aparat Polres Tanjung Perak memeriksa truk angkutan barang.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar sosialisasi dan pemeriksaan terhadap truk-truk untuk memastikan kondisi yang aman. Hal ini dilakukan usai terjadinya kecelakaan lalu lintas antara truk tronton pengangkut semen di kawasan Jalan Veteran Gresik yang mengakibatkan tiga orang meninggal dan sebelas pengguna jalan lainnya luka-luka.

Pemeriksaan ini dilakukan di area angkutan ekspedisi di kawasan Stasiun Semut. Dalam pengarahan yang dipimpin langsung oleh Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar yang didampingi Kanit Turjawali Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda M Sapari.

Kedua petugas tersebut menghimbau kepada para pengusaha ekspedisi, sopir dan kernet truk untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Tidak lupa pula para sopir dan kernet tersebut diminta untuk menjaga kesehatan mereka.

“Perhatikan cek fisik baik kendaraan maupun diri pribadi. Dan jangan sekali-kali pengemudi truk mempergunakan handphone,” kata AKP Lily Djafar, Kamis (16/10/2014).

Usai memberikan pengarahan, truk-truk yang sedang parkir untuk menunggu muatannya terisi juga tidak luput untuk dilakukan pengecekan. Tidak hanya kelengkapan-kelengkapan berupa surat saja yang dilihat, tetapi juga cek fisik truk tersebut.

Mulai dari kondisi ban, rem angin, lampu sein dan lampu utama. Juga tidak luput yang dicek adalah ketinggian barang yang dimuat truk tersebut tidak boleh melebihi ambang batas yang ditentukan yaitu empat meter dari permukaan tanah.

“Batas maksimal laju truk adalah 60 km/jam. Dan tidak diizinkan melebihi batas tersebut,” kata Ipda M Sapari.

Menurut penilaiannya, sopir-sopir truk masa kini berbeda dengan yang dulu. Untuk sopir yang lama dijalan, mereka biasanya sangat berhati-hati mengemudikan kendaraannya dan suka mengecek kendaraanya bila akan melaju. Tetapi untuk sopir jaman sekarang diketahui mereka sangat cuek dan selalu mengebut untuk segera sampai di tujuan.

“Karakter pengemudi yang sudah lama di jalan mudah terlihat. Mereka lebih memperhatikan keselamatannya dan orang lain. Ada bunyi yang aneh saja di truknya mereka langsung berhenti untuk mengecek. Beda dengan sekarang,” ucapnya. (wh)