Tata Motors Wujudkan Mimpi di Indonesia

Tata Motors Wujudkan Mimpi di Indonesia

 

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) siap membanjiri pasar otomotif Indonesia dengan 10 produk dan delapan varian produk terbarunya. Langkah ini sebagai bentuk keseriusan Tata menggarap pasar industri otomotif Indonesia yang terus berkembang.

Beberapa produk terbarunya menurut Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta antara lain, truk, pikap, traktor, kendaraan penumpang dan bus.

“Kami punya gol yang fantastis dengan kehadiran 10 model baru ini. Beda segmen beda kebutuhan,” ujar Sengupta di Jakarta, Selasa (11/3/2014).

Kehadiran model baru ini akan menambah lima model Tata yang sudah ada. Lima model Tata yang ada di Indonesia antara lain, Tata Vista, Tata Aria, Tata Storme, Tata Ace dan Tata Xenon.

Selain itu Tata Motor Distribusi Indonesia (TMDI) akan menyasar dua sektor berbeda sebagai bentuk ekspansi di Indonesia. Dua sektor disasar itu yakni transportasi umum serta transportasi desa atau rural transportation.

“Dua sektor itu yang jadi core kami untuk berkembang di Indonesia,” Biswadev saat paparan kerja di kantor TMDI, Jakarta Selatan, Selasa.

Biswadev menyebutkan bahwa India dengan Indonesia memiliki persamaan yakni kota besar dan modern namun memiliki fasilitas transportasi publik yang belum memadai.

“Dan kami memiliki keahlian di bidang transportasi umum,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Tata masih melakukan studi soal jenis dan desain kendaraan yang sesuai untuk transportasi publik di Indonesia.

“Karena untuk transportasi publik kan butuh durabilitas tinggi. Penggunaannya dari pagi sampai malam dan kami sedang menyesuaikan desain,” katanya.

Biswadev menyebut bahwa unit kendaraan digunakan untuk angkutan umum milik Tata yakni Super Ace Diesel 1405 cc memiliki beberapa keuntungan baik untuk pemilik angkutan maupun penumpang.

Transportasi publik yang ingin ditawarkan, lanjut Biswadev tidak hanya dalam bentuk angkutan umum kecil atau angkot saja, namun juga dalam bentuk bus.

Untuk rural transportation, Biswadev menyebutkan bahwa pihaknya akan mengembangkan kendaraan yang cocok digunakan di daerah-daerah terpencil di Indonesia. (bh/berbagai sumber)