Tarif Kereta Api Naik Mulai 1 September

 

Tarif Kereta Api Naik Mulai 1 September

Harga tiket tujuh kereta api di wilayahnya mulai 1 September 2014. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya hingga dua kali lipat.  Tujuh kereta api tersebut adalah Logawa (Purwokerto-Jember) dari Rp50.000 menjadi Rp115.00, Kertajaya (Surabaya-Tanjung Priok) dari Rp50.000 menjadi Rp135.000, dan Pasundan (Surabaya-Kiaracondong) dari Rp55.000 menjadi Rp130.000.

Selain itu KA Sritanjung (Lempuyangan-Banyuwangi) dari Rp50.000 menjadi Rp110.000, Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya-Jakarta) dari Rp55.000 menjadi Rp140.000, Matarmaja (Malang-Pasar Senen) dari Rp65.000 menjadi Rp150.000, dan Tawang Alun (Banyuwangi-Malang) dari Rp30.000 menjadi Rp65.000.

Kepala Stasiun Kota baru Malang, M Sofyan, mengatakan, kenaikan harga tiket kereta itu merupakan kebijakan dari pusat. “Namun kami belum menerima pemberitahuan secara detail,” katanya, Senin (23/6/2014).

Sosialisasi akan dilakukan ketika pihaknya sudah menerima pemberitahuan resmi dari Daop 8 Surabaya.

Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah Daop 8 Surabaya Sumarsono, menyebutkan, kenaikkan harga tiket kereta ekonomi tersebut dampak dari pemangkasan anggaran Kementerian Perhubungan dalam APBN 2014.

Hal ini berakibat pada pengurangan besaran untuk public service obligation (PSO) angkutan kereta api kelas ekonomi bersubsidi. “Penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga kelanjutan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa kereta,” ujarnya. (oke/wh)