Tarian Polka Iringi Utomo jadi Konsul Kehormatan Belarusia

Tarian Polka Iringi Utomo jadi Konsul Kehormatan Belarusia
foto: gutteres/enciety.co

Senin (16/11/2015) yang sangat panas mengiringi peresmian kantor Konsul Kehormatan Belarusia di Jalan Basuki Rakhmat, Surabaya. Dua pasang penari dengan pakaian khas Belarusia menari Polka, mengiringi musik yang dimainkan dua orang pria.

Dua penari dengan pakaian serba putih, dengan kombinasi bunga-bunga menari bersama Duta Besar Belarusia, Vladimir Lopato-Zagorsky dan Konsul Kehormatan Belarusia Utomo turut menari. Itu merupakan seremoni penutup dari rangkaian acara peresmian kantor dan penunjukkan Konsul Kehormatan Belarusia di Surabaya.

Utomo dalam acara press conference mengungkapkan bahwa saat ini sedang memetakan peningkatan kinerja perdagangan kedua negara. Saat ini kita sedang melakukan pemetaan dan peluang investasi. Apa saja yang di Belarusia tidak ada, dan yang bisa digarap di Indonesia apa saja,” kata Utomo.

Dia menambahkan, sejauh perdagangan antara Belarusia dengan Indonesia tidak seimbang. Neraca perdagangan antara kedua negara tercatat mencapai UDS220 juta. Dimana sekitar 90 persen perdagangan masih dikuasai negara pecahan Uni Soviet itu.

“Peluangnya banyak, seperti sektor UMKM dan perikanan. Sebab Belarusia ternyata juga pintu masuk perdagangan di kawasan pecahan Uni Soviet, dan akses ke sejumlah negara di Eropa Timur,” paparnya. ‎Selain itu juga sektor pariwisata juga bisa menjadi andalan, lantaran Belarusia negara agraria yang tidak memiliki pantai, dengan iklim sub tropis.

Sementara Dubes Belarusia Vladimir Lopato-Zagorsky mengaku, saat ini perdagangan Belarusia ke Indonesia di dominasi oleh potasium yang dipasok ke PT Petrokimia Gresik yakni dengan komposisi 90.

“Tahun ini kita mengalami pelambatan global dan mengalami penurunan tajam dibandingkan dengan tahun lalu. Tapi kami optimistis tahun depan perdagangan akan membaik,”‎ ucapnya.

Dengan keberadaan kantor Konsul Kehormatan Belarusia di Surabaya ini memudahkan pelaku bisnis membuka peluang usaha ke Belarusia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sudah cukup banyak perdagangan yang melibatkan pelaku usaha Indonesia dengan agensi dari Belarusia.

“Sekarang tidak harus ke Jakarta, cukup di Surabaya sudah bisa. Mudah-mudahan dengan adanya kantor Konsul Kehormatan ini semakin meningkatkan pertukaran pelajar seperti sebelumnya,” jelas Anthony selaku Wakil Konsul Kehormatan Belarusia. (wh)