Target Produksi Minyak Sulit Tercapai

Target Produksi Minyak Sulit Tercapai

 

Target produksi minyak yang dipatok di APBN 2014 diprediksi sulit tercapai.  Target  yang diberikan tercatat 870.000 barel per hari. Perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia memastikan  hanya sanggup mencapai 804.000 per hari.

“Target produksi minyak pada 2014 dalam APBN ditetapkan sebesar 870.000 barel per hari. Namun berdasarkan target rencana kerja KKKS (WP&B) hanya mampu sebesar 804.000 barel per hari,” ujar Pelaksana Tugas Harian Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Senin (17/2/2014).

Widjonarko mengungkapkan, produksi bulanan minyak mulai Agustus akan turun di angka 790.000 barel per hari, dan akan turun terus mencapai di Oktober 2014 menjadi hanya 782.000 barel per hari.

“Itu terjadi karena banyak kendala, terutama sumur-sumur minyak yang ada usianya sudah tua, apalagi Indonesia belum juga menemukan cadangan minyak baru yang signifikan. Bahkan hanya untuk mengantikan produksi minyak yang ada. Saat ini laju penurunan produksi minyak diusahakan hanya sebesar 0,3 persen,” ujar Widjonarko.

Produksi minyak pada tahun ini akan sedikit meningkat pada Desember 2014 yakni menjadi 851.000 barel per hari. “Karena sejak November 2014, ada tambahan minyak dari proyek Cepu dan produksi November diperkirakan mencapai 806.000 barel lalu meningkat pada Desember 2014 sebesar 851.000 barel per hari, sehingga tahun ini produksi minyak rata-rata hanya 804.000 barel per hari,” tutupnya. (ram)