Tanpa Bertanding, Juventus  Kunci Gelar Scudetto

Juventus tak perlu memainkan partai pekan ke-36 mereka untuk memastikan gelar juara Serie A atau scudetto ke-32.   Kepastian ini didapat setelah pesaing paling dekat mereka Napoli tumbang 0-1 di kandang AS Roma, Selasa (26/4/2016) di Stadion Olimpico. Gelar ini sekaligus menjadi sejarah baru karena mereka berhasil menjadi juara Serie A untuk kelima kalinya secara beruntun sejak musim 2011/12.

Dalam pertandingan di Olimpico, gol penentu kemenangan Roma dilesakkan pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, satu menit menjelang pertandingan usai atau pada menit ke-89. Berkat gol ini Giallorossi pun meraih kemenangan sekaligus membawa Juventus memastikan gelar juara untuk kedua kalinya secara beruntun di bawah pelatih Massimiliano Allegri.

Kekalahan di membuat Napoli tak bisa mengejar lagi selisih 12 poin dengan Juventus. Kemenangan 2-1 di kandang Fiorentina  Senin dini hari WIB, membawa Juventus memetik 85 poin sementara Napoli masih terpaku di nilai 73 poin. Sementara Roma bertengger di posisi ketiga, tertinggal dua poin oleh Napoli.

Segera setelah pertandingan Roma vs Napoli usai, Juventus pun mengumumkan kepastian mereka merengkuh gelar scudetto via akun Twitter. Mereka menulis “Campioni 34 Italia”, karena tetap mengklaim bahwa scudetto musim 2004/05 dan 2005/06 yang sebenarnya dicabut lantaran scandal Calciopoli.

Sementara di bagian bawah tertulis “WE MADE HI5TORY” merujuk pada lima scudetto beruntun yang mereka raih dalam lima musim terakhir. Setelah terpuruk dan harus tampil di Serie B pada musim 2006/07, Juventus kembali bangkit dan menjuarai Serie A di bawah kendali pelatih, Antonio Conte. Lelaki yang kini menangani Timnas Italia, membawa La Vecchia Signora merebut tiga scudetto beruntun musim 2011/12, 2012/13, dan 2013/14.

Conte kemudian mundur dan digantikan Allegri. Manta pelatih Milan ini ternyata masih ampuh dengan membawa Juve meraih juara Serie A dan runner-up Liga Champions musim 2014/15. Musim ini Juve sempat tak lagi diunggulkan karena melorot bahkan menempati posisi di papan bawah. Namun mereka kemudian bangkit dan menjadi juara lagi.  (afp)