Tanggul Lumpur Lapindo Titik 67 Jebol Akibat Banjir

Tanggul lumpur Lapindo Titik 67 Jebol Akibat Banjir

Alat berat didatangkan untuk menambal tanggul Lapindo, Kamis (30/6/2016). Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Hujan deras yang mengguyur kawasan Sidoarjo sejak tadi malam membuat tanggul kolam penampungan Lumpur Lapindo titik 67 jebol, Kamis (30/6/2016) pukul 03.00 dinihari.

Tanggul yang ada diantara Desa Kedungbendo dengan Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo jebol akibat tidak kuat menampung luberan air hingga memenuhi kolam penampungan.

Dari kolam penampungan hingga meluap masuk ke area persawahan yang disebabkam debit volume air di kolam penampungan tersebut sudah sama dengan tanggul penahan kolam penampungan lumpur.

Hengky Kristanto, staf humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), membenarkan bila tanggul jebol tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

“Debit volume air di kolam penampungan terus bertambah yang membuat tanggul tidak kuat menahannya hingga jebol,” jelas Hengky.

Di lapangan, sejumlah petugas dari BPLS melakukan perbaikan menutup tanggul yang jebol dengan menurunkan dua alat berat, yakni ekskavator. Mereka mencoba menutup tanggul yang jebol dengan sand bag atau kantong berisikan pasir dan batu yang beratnya mencapai dua ton. (wh)