Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Angkut Sampah Manual

Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Angkut Sampah Manual
Petugas DKP Surabaya angkat sampah dari saluran besar Pasar Benowo, Senin (9/3/2015).

Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menangani kawasan banjir di kawasan barat Kota Pahlawan terus dilakukan. Selain melakukan pelebaran saluran di seputaran Gelora Bung Tomo (GBT) dan sekitarnya, pemkot juga mengangkuti sampah saluran secara manual.

Puluhan pekerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya diterjunkan untuk mengambil sampah yang menyumbat saluran di tempat tersebut.

Badri, salah satu petugas DKP Kota Surabaya, mengatakan pengangkatan sampah secara manual tersebut guna mengurangi genangan dan memperlancar air kiriman dari Kabupaten Gresik.

“Sesudah pelebaran saluran, air ternyata belum deras mengalir karena banyaknya sampah yang tersangkut di pintu air ini,” ujar Badri saat ditemui enciety.co, Senin (9/3/2015).

Sampah yang diangkat paling banyak adalah barang-barang keluarga seperti kasur dan pohon. Para petugas ini langsung memasukkannya ke truk sampah yang telah tersedia dan mengirimkannya ke tempat pembuangan sampah (TPA) di Benowo.

Dengan banyaknya sampah dari buangan rumah tangga yang dengan seenaknya membuang ke saluran kali membuat sungai di kawasan ini tidak pernah surut. Sampah-sampah tersebut bisa juga berasal dari banjir kiriman yang melanda kawasan ini beberapa waktu yang lalu.

“Berbagai usaha telah dilakukan oleh kami dan petugas dari dinas lain. Semoga tidak ada lagi banjir di kawasan Benowo,” ucap dia. (wh)