Takut Meluas, Warga Gunung Kelud Semprot Perkebunan

Takut Meluas, Warga Gunung Kelud Semprot Perkebunan
Suyadi menyemprot tanaman cabainya untuk bersihkan sisa erupsi Gunung Kelud.

 

Meletusnya Gunung Kelud pada Kamis (13/2/2014) lalu meninggalkan debu vulkanik yang cukup tebal di tanaman dan tumbuhan milik warga. Mulai dari tanaman tomat, tebu, jagung, cabai dan kelapa rusak berat.

Salah satunya tanaman milik warga Kecamatan Sugiwaras Kabupaten Kediri ini. Menurut Suyadi, salah seorang warga Gunung Kelud yang memiliki tanaman cabai merah, ia dan warga lain mulai membersihkan perkebunan. Ia menggunakan air dan vitamin yang dibelinya di pasar untuk disemprotkan ke tanaman cabai merahnya.

“Penyemprotan dengan air dan vitamin ini untuk mencegah kerusakan tanaman cabai merah lebih meluas,” katanya saat dijumpai di kebunnya, Minggu (16/2/2014).

Dengan penyemprotan tersebut diharapkan debu dan material lainnya yang berada di tanaman akan luntur. “Untuk vitaminnya agar cabai merah dapat segar kembali dan tidak busuk,” ujarnya.

Penyemprotan ini menurut Suyadi dapat mengurangi hampir 50 persen tanaman cabai merahnya rusak akibat semburan vulkanik Gunung Kelud.

“Bila tetap rusak nanti akan dibuang. Yang baik tetap dijual, Mas,” cetusnya.

Untuk diketahui , meletusnya Gunung Kelud membuat tanaman yang berada di Kabupaten Kediri mengalami kerusakan parah atau gagal panen. Warga Gunung Kelud belum bisa kembali mengurusi tanamannya karena dilarang oleh petugas terkait dikarenakan status Gunung Kelud masih berstatus “Awas”. (wh)