Tak Punya Amdal Lalin, Risma Ancam Tutup Suroboyo Carnival

Tak Punya Amdal Lalin, Risma Ancam Tutup Suroboyo Carnival
Foto: twitter

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku habis kesabaran dengan ulah manajemen Suroboyo Carnival Night Market. Pasalnya, hingga kini wahana rekreasi baru belum punya surat izin Analisa Mengenai Dampak Lingkunan Lalu Lintas (Amdal Lalin) namun nekat beroperasi.

“Kita sesuai prosedur saja. Kalau peringatan kami tidak diperhatikan lagi, ya akan kami tutup,” ujar Risma kepada wartawan di Surabaya, Senin (7/8/2014).

Menurut Risma, pihaknya padahal sudah memberi peringatan dua kali melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Pihak pengelola Suroboyo Carnival justru membangkang dengan tidak mengindahkan peringatan tersebut.

Karena itu, Risma mengaku tidak akan memberikan toleransi jika sampai batas waktu yang ditentukan tetap tidak digubris. “Kami kan sudah memberikan surat peringatan. Yang jelas kalau tetap tidak sesuai peraturan tidak ada toleransi. Akan kami tutup,” kata Risma.

Sementara itu, pelaksana tugas sementara (Plt) Dinas Perhubungan Surabaya, Eri Cahyadi membenarkan pernyataan Risma. Menurut Eri, pihaknya sudah menyampaikan peringatan melalui Dishub Surabaya pada 25 Juli dengan batas waktu selama seminggu.

Ia menjelaskan, jika surat peringatan pertama tidak digubris, tapI Pemkot Surabaya masih beberbesar hati dengan mengirim surat peringatan kedua. Dalam surat peringatan kedua tersebut Eri mengungkapkan masa tenggangnya hanya 7 hari saja sejak dikirimkan.

“Itu surat peringatan pertama yang dilayangkan oleh dishub kepada pihak Suroboyo Carnival untuk memenuhi rekomendasi. Tenggang waktu surat peringatan adalah seminggu. Jika tidak juga diindahkan dan dipatuhi, maka kami akan melakukan penghentian operasional,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, wisata malam hari yang terletak Jalan A Yani Nomor 333 Surabaya tersebut, dianggap melanggar peraturan. Pasalnya, meski telah lama beroperasi namun sampai saat ini, pihak pengelola Suroboyo Carnival tidak juga melengkapi Amdal Lalin. (wh)