Tahun Ini, Pendapatan KAI Bisa Tembus Rp 19,5 Triliun

Tahun Ini, Pendapatan KAI Bisa Tembus Rp 19,5 Triliun

(dari kiri) Heri Bastian (Ast Manager Angkutan Penumpang PT KAI DAOP 8 Surabaya), Lilik Prasetyo (Manager Angkutan Penumpang PT KAI DAOP 8 Surabaya), Gatut Sudiatmoko (Manager HUMAS PT KAI DAOP 8 Surabaya) dan Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult dalam acara Perspective Dialogue yang digelar di Radio Suara Surabaya, Jumat (24/3/2017). foto: arya wiraraja/enciety.co

Pendapatan PT KAI diprediksi bakal naik dan mencapai angka Rp 19,5 triliun ditahun 2017 ini. Hal tersebut bukan merupakan isapan jempol belaka. Pasalnya, jika bercermin dari data penumpang sepanjang tahun 2016 yang lalu, PT KAI dapat mengangkut 351,8 juta orang.

Ke depan, PT KAI harus mampu berbenah diri untuk meningkatkan kinerja pelayanannya kepada masyarakat. Jika melihat data penumpang pada tahun 2016 yang lalu, dapat dikatakan kereta api merupakan moda transportasi paling favorit bagi masyarakat Indonesia saat ini.

Sebagai penyedia jasa transportasi, pelayanan PT KAI saat ini dapat dikatakan salah satu yang terbaik. Disamping mampu menghadirkan kenyamanan dan keamanan, PT KAI memiliki beberapa program inovatif yang dapat memanjakan para penumpang. Diantaranya adalah PT KAI DAOP 8 Surabaya telah menggunakan sistem check-in dan boarding pass yang menganut Sistem check-in mandiri (CIM).

Kendati begitu, PT KAI DAOP 8 masih harus berbenah diri. Pasalnya jika dibandingkan di luar negeri, penumpang tidak hanya dibuat nyaman dengan lengkapnya fasilitas yang ada di dalam gerbong Kereta Api. Perusahaan jasa transportasi kereta api juga menyediakan tenaga medis untuk kereta api dengan rute yang menghabiskan waktu lebih dari 5 jam. Hal tersebut tentu saja sangat membuat nyaman para penumpang.

Dalam acara Perspective Dialogue yang digelar di Radio Suara Surabaya, Jumat (24/3/2017), Gatut Sudiatmoko, Manager HUMAS PT KAI DAOP 8 Surabaya menjelaskan, untuk berbenah diri dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, mulai 1 April 2017 mendatang, pihaknya melakukan dua terobosan penting dalam hal pembenahan kinerja. Pertama adalah perubahan jadwal kereta, lalu yang kedua adalah peningkatan layanan berupa penambahan 2 kereta.

Kata dia, dua hal tersebut dilakukan tidak lain untuk menjamin kenyamanan para pelanggan musim liburan dan arus mudik lebaran yang akan datang dalam 3 bulan kedepan. “Memang musim liburan dan arus mudik masih 3 bulan kedepan. Namun, dengan menyiapkannya mulai dari saat ini, kami sangat berharap setelah tiga bulan kedepan, kami bakal siap menghadapi lonjakan penumpang yang diprediksi jumlahnya lebih dari 2 kali lipat itu,” urai dia.