Tahun ini, ITS Kembali Kirim Kontingen Terbanyak di Pimnas Surabaya

Tahun ini, ITS Kembali Kirim Kontingen Terbanyak di Pimnas Surabaya

Pengumuman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 telah terbit. Kali ini, jumlah kontingen ITS yang dinyatakan lolos mengikuti ajang ilmiah bergengsi tersebut mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Meski begitu, ITS kembali tetap bertengger di peringkat teratas mengungguli perguruan tinggi lain di Tanah Air dalam jumlah kontingen yang lolos. Sebanyak 36 tim PKM yang didanai berhasil lolos melenggang maju ke Pimnas 28 yang akan dihelat di Universitas Halu Oleo, Kendari pada Oktober mendatang.

Secara jumlah memang penurunan yang terjadi cukup drastis, mengingat terdapat 58 tim yang lolos pada Pimnas tahun 2014 silam. Bahkan, jumlah tim tahun ini pun sama banyaknya dengan torehan kontingen asal Universitas Diponegoro, Semarang.

“Tetapi, kita tetap nomor satu se-nasional,” ungkap Rizki Akbar Wiradhika, Menteri Inovasi dan Karya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS.

Meski sebelumnya sempat kecewa dengan pengunduran jadwal Pimnas 28 yang semula dijadwalkan Agustus, Rizki mengaku bersyukur atas pengumuman ini. Kekhawatiran atas prediksi penundaan peserta yang lolos ke Pimnas 28 pun sirna. Jika itu terjadi, tentu akan mengacaukan beberapa agenda evaluasi yang telah dijadwalkan. “Tetapi tak diduga, pengumuman Pimnas 28 cepat dilansir,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakan Rizki, kementerian yang dipimpinnya akan segera melakukan sosialisasi dan pemantapan bagi tim yang lolos dalam waktu dekat. Pemantapan yang dilakukan baik pada presentasi, poster, hingga artikel ilmiah.

Menurutnya, waktu persiapan yang semakin panjang menuntut pihaknya untuk bisa melakukan inovasi dalam persiapan yang dilakukan. “Namanya juga Inovasi dan Karya, inovasi pasti ada,” tukas mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ITS ini.

Ia pun mengatakan segenap anggota dari Kementerian Inovasi dan Karya serta tim sukses Pimnas 28 akan mengadakan serangakaian acara penunjang seperti bakti sosial di panti asuhan. “Supaya hubungan antar tim lebih rekat dan mendapat keberkahan,” harap mahasiswa angkatan 2011 tersebut.

Menurut dia, hasil saat ini harus disyukuri dan dimaksimalkan. “Insya Allah selama niatnya baik, Allah akan melancarkan jalan kita menuju juara umum PimnasS 28,” tutur pemuda yang kerap disapa Kibar itu, optimistis.

Hal serupa juga dikemukakan oleh Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni ITS, Dr Ir Bambang Sampurno MT. Baginya, tetap ada peluang ITS akan menjadi juara pada gelaran tahunan ini. “ITS tetap optimistis, Insya Allah yang terbaik,” pungkasnya, tegas. (wh)