Tahun ini, Balai Yasa Tuntaskan Pengerjaan 541 Kereta

Tahun ini, Balai Yasa Tuntaskan Pengerjaan 541 Kereta

 

Balai Yasa atau biasa disebut bengkel kereta api di Surabaya, tahun ini, ditargetkan bisa menyelesaikan pengerjaan 541 unit kereta.  Jumlah itu meliputi kereta yang mencapai 446, sedangkan untuk pengerjaan gerbong hanya 55 unit.

General Manager UPT Balai Yasa Heri Sudarman Trimukti mengatakan, tahun ini jumlah pengerjaan kereta lebih besar dibanding tahun lalu. Pertambahan ini disebabkan masa atau sirkulasi kereta yang sudah waktunya masuk bengkel.

“Kapasitas tahun ini memang melebihi dari produksi. Itu disebabkan banyaknya kereta yang memang sudah waktunya masuk ke dalam Balai Yasa Surabaya, atau sebab lain,” kata Heri Sudarman, Jumat (14/3/2014).  Faktor lain yang bisa menjadi penyebab di antaranya karena kecelakaan, tapi persentase kecelakaan sangat kecil.

Dengan kapasitas 217, Heri menyebut kecepatan produksi tidak bisa diprediksi tergantung tingkat kesulitan. Tetapi pihaknya menargetkan setiap bulan ada satu unit kereta yang bisa dituntaskan. “Kecuali menjelang Lebaran, selalu kita kebut penyelesaiannya agar bisa beroperasi,” lanjutnya.

Berdasarkan rincian, tahun ini jumlah kereta yang mengalami overhaul maintenance sebanyak 217 dan midle overhaul maintenance sebanyak 229. Sedangkan untuk overhaul maintenance gerbong 46 unit dan corrrective maintenance 49 unit.

Dari jumlah tersebut disebutkan Heri sudah melebih kapasitas pit (penyediaan sepur kerja). Berdasar hitungan tahun ini, kapasitas pit mencapai 56 unit, sedangkan eksisting hanya 30 pit untuk perbaikan kereta. Sedangkan perbaikan gerbong baru menembus enam pit dari kapasitas 12 pit.

Dari jumlah kereta yang masuk Balai Yasa tahun ini mendorong belanja kebutuhan mencapai Rp 57 miliar. “Kita tidak bisa bicara untung rugi, karena semua alokasi belanja kebutuhan  sudah ditentukan kantor pusat. Termasuk untuk pembelian yang bersifat spesifik,” urainya. Belanja spesifik itu meliput roda kereta dan kebutuhan lainnya.

Balai Yasa sendiri telah memiliki pelanggan tetap dari tiga Daerah Operasi yang ada di Jatim. Selain Daerah Operasi (Daops) 8, pelanggan tetapnya adalah Daops 7 yang meliputi Madiun dan sekitarnya dan Daops 9 yang meliputi Jember dan sekitarnya.

Dimana ketiga Daops ini saja pelanggan Balai Yasa menembus total 1.143 baik kereta maupun gerbong. Dengan jumlah tersebut Balai Yasa Surabaya menguasai 32 persen pelanggan kereta dan 29 persen pelanggan gerbong. (wh)