Tahun Depan, Garuda Bakal Terbang ke AS

Tahun Depan, Garuda Bakal Terbang ke AS

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia (GIAA) akan membuka penerbangan kembali ke Amerika Serikat pada tahun depan. Operator penerbangan pelat merah itu bakal mengoperasikan rute ke Negeri Paman Sam melalui proses transit di Jepang.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar mengatakan, rencana penerbangan ke AS merupakan ekspansi bisnis yang dapat memperkuat posisinya sebagai pemain global dalam industri penerbangan. “Dengan diakuinya standar keamanan dan keselamatan penerbangan Indonesia oleh FAA di kategori I, maka kami segera melakukan upaya agar rencana ini dapat terwujud lebih cepat,” kata Benny dalam keterangan yang ditulis Selasa (13/9/2016). .

Saat ini, lanjut Benny, Garuda Indonesia telah memulai berbagai persiapan, seperti feasibility study mengenai potensi pasar, rute yang profitable, jenis armada yang bisa diutilisasi secara optimal, termasuk mengurus perizinan transit dan pengangkutan penumpang dari otoritas penerbangan Jepang.

Menurut dia, Garuda Indonesia akan menggunakan armada wide body Boeing 777-300ER untuk penerbangan ke Amerika. Selain itu, pihaknya akan terbang ke Amerika melalui Tokyo Narita. “Sampai saat ini, di Jepang masih dibuka fifth freedom traffic rightsbagi maskapai Indonesia, yang berarti memungkinkan bagi Garuda Indonesia untuk menambah isian penumpang sebelum terbang menuju Amerika,” lanjut Benny.

Potensi pasar penerbangan Indonesia ke Amerika tercatat cukup tinggi, yaitu mencapai 400.000 penumpang per tahunnya. Berdasarkan potensi ini, Garuda Indonesia menargetkan penerbangan kembalinya ke AS akan menuju Los Angeles ataupun New York, sebagai dua kota dengan potensi pasar paling tinggi.

Sebagaimana diketahui, atas hasil positif audit standar keamanan dan keselamatan penerbangan dari Federal Aviation Administration (FAA) bulan Agustus 2016, yang menaikkan status Indonesia menjadi kategori 1, maka maskapai nasional dapat melakukan penerbangan ke Negeri Paman Sam. (bst)