Tahun Depan, BEI  Bidik 700 Ribu Investor

Sampai Paro Oktober, IHSG Menguat 9,5 Persen
Sampai Paro Oktober, IHSG Menguat 9,5 Persen

PT Bursa efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah investor bakal mencapai 700.000 orang pada tahun depan. Saat ini, jumlah investor pasar saham Indonesia tercatat sebanyak 420.000 investor.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hosea Nicky Hogan mengatakan, salah satu cara untuk mencapai target tersebut adalah menyelenggarakan program menabung saham. BEI telah berbicara dengan 20 perusahaan sekuritas (broker) untuk melancarkan rencana itu. “Secara prinsip 20 broker itu telah mendukung,” tutur Nicky di Jakarta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, program menabung saham adalah cara untuk mendorong investor membeli saham secara berkesinambungan. Nantinya, investor akan meminta broker untuk membeli saham yang telah dipilih secara teratur.

Selama ini, calon investor banyak yang kesulitan untuk membeli saham karena tidak mengetahui caranya. Dengan fasilitas tersebut maka investor akan lebih mudah membeli saham karena saham yang ingin dibeli dapat secara otomatis dimiliki dengan mendebet dananya dari rekening saham. “Nanti pilihannya bisa dibelikan oleh broker atau ingin membeli sendiri,” kata dia. Saham yang akan dibeli oleh broker nantinya adalah saham yang telah disepakati investor sebelumnya.

Dia mengungkapkan, inti dari program tersebut sebenarnya adalah gaungnya. Dengan begitu, wacana bagi investor untuk membeli saham secara rutin dapat terjadi. Konsep tersebut sebenarnya sama dengan menabung di bank, tetapi bedanya adalah yang dibeli saham. (bst)