Tahun Ajaran Baru, Pedagang Pasar Surabaya Banjir Pembeli

 

Tahun Ajaran Baru, Pedagang Pasar Surabaya Banjir Pembeli

Menjelang tahun ajaran baru sekolah yang akan dimulai pada 14 Juli mendatang, toko-toko dan pasar di Surabaya dipenuhi puluhan ibu-ibu yang mengajak anaknya untuk membeli seragam sekolah dan segala perlengkapannya. Seperti yang terlihat di Pasar Kapasan, Pasar Pandegiling, Pasar Blauran, Pasar Manukan,  dan Pasar Simo ini.

Aryani, salah seorang ibu yang sibuk memilihkan seragam sekolah untuk anaknya mengatakan, dirinya harus pandai-pandai mengatur keuangan di keluarganya. Ia beralasan bila masa masuk sekolah ini juga berbarengan dengan menjelang lebaran tahun ini.

“Bingung juga dengan banyaknya pengeluaran di bulan ini, ya. Tahun kemarin beli seragam untuk kakaknya harganya Rp 50 ribu sekarang naik jadi Rp 65 ribu,” keluhnya sambil memilah baju seragam.

Aryani memaklumi bila ada kenaikan harga seragam apalagi menjelang Lebaran. Namun dia berharap agar kenaikannya tidak terlalu besar. “Belum lagi uang masuk dan beli buku-buku pelajaran baru. Uang THR suami juga belum dikasihkan,” katanya, lalu tertawa.

Hal senada dikatakan Wati, warga Simokerto. Ia mengaku harus memutar otak untuk mengatur keuangan lantaran ada dua momen penting, yakni anaknya masuk sekolah dan Lebaran. “Mau tidak mau harus dijalani. Nggak mungkin meninggalkan sekolah dan membelikan baju Lebaran,” tutur ibu dua anak tersebut.

Kata dia, saat ini pilihan dia tidak untuk membeli barang-barang yang mahal. “Sederhana saja. Yang penting sekolah tetap jalan, Lebaran juga,” tegasnya. (wh)