Tahan Imbang Barcelona, Bilbao  Juara  Piala Super Spanyol

bilbao

Athletic Bilbao  memastikan mengunci gelar juara  Piala Super Spanyol. Ini menyusul hasil imbang 1-1  dalam leg kedua kontra Barcelona  yang digelar di Stadion Camp Nou, Selasa (18/8/2015) dinihari WIB.  Tim dari wilayah Basque ini tetap memboyong trofi ke kota mereka karena secara agregat unggul 5-1.

Pada pertemuan pertama di Stadion San Mames, 14 Agustus lalu, tim asuhan Ernesto Valverde ini di luar dugaan mampu memetik kemenangan telak, 4-0, atas peraih treble musim 2014/15 itu, 4-0. Ini adalah gelar Piala Super Spanyol kedua yang diraih tim berseragam merah putih ini. Trofi pertama diraih mereka pada 1984 lalu.

Untuk mengejar ketertinggalan yang sangat jauh, pelatih Barcelona, Luis Enrique menurunkan tim terkuatnya dalam pertandingan yang disaksikan lebih dari 80 ribu penonton ini.

Beberapa peluang sempat didapatkan Barcelona. Pada menit keenam misalnya, pasukan Luis Enrique mengancam gawang Bilbao lewat tendangan bek Gerard Pique. Menyusul kemelut di depan gawang, Barca mendapat sepak pojok. Pique kemudian menyambut sepak pojok ini dengan tendangan setengah voli. Sayangnya, tendangan bek tengah ini hanya membentur mistar gawang.

Pada menit ke-31, Barca kembali membuat peluang. Lionel Messi memanfaatkan tendangan bebas dengan mengeksekusi bola melengkung yang nyaris melesak ke gawang. Namun sepakan pemain Argentina ini terlalu tinggi dan bersarang di jaring bagian atas gawang.

Peluang bagi Bilbao baru terjadi pada menit ke-38. Kesalahan Pedro saat memberi umpan dimanfaatkan Eraso. Dari jarak 25 meter dia berhasil memperdaya bek Barcelona, Javier Mascherano dan merangsek ke kotak penalti. Striker Bilbao, Aritz Aduriz sebenarnya berdiri bebas, namun Eraso memilih melepaskan tendangan langsung ke arah tiang dekat. Namun tendangannya melenceng hanya beberapa sentimeter dari tiang gawang.

Gol yang ditunggu-tunggu publik Camp Nou akhirnya tercipta pada menit ke-43 lewat aksi Lionel Messi. Penyerang Argentina ini sedikit terlambat tiba di kotak penalti namun tetap mampu melepaskan tendangan voli memanfaatkan umpan Luis Suarez yang sebelumnya mendapat sodoran dari Ivan Rakitic. Barcelona pun memimpin hingga laga babak pertama usai.

Upaya Barcelona menciptakan gol lebih banyak makin terasa sulit karena sejak menit ke-56 mereka harus bertarung dengan 10 pemain. Pique diusir wasit karena mengeluarkan kata-kata kasar tepat di depan wajah asisten wasit saat melakukan protes.

Pada menit ke-73, Barca sebenarnya memiliki peluang lewat Luis Suarez. Berawal dari aksi Messi yang berhasil menembus pertahanan Bilbao. Dia kemudian menyodorkan bola kepada Suarez. Pemain uruguay ini ini berhasil melewati Carlos Gurpegui dan melepaskan tendangan kaki kiri. Namun bol ahasil tendangannya melebar.

Satu menit kemudian, Barcelona justru kebobolan sehingga skor menjadi 1-1. Aritz Aduriz kembali menunjukkan ketajamannya setelah di laga pertama mencetak tiga gol. Gol berawal dari umpan Oscar de Marcos kepada Aduriz yang tak terkawal. Tendangan pertama striker berusia 31 tahun itu berhasil diselamatkan Claudio Bravo namun dia tak menyia-nyiakan peluang saat mendapat bola pantulan.

Peluang Barcelona untuk bisa menjadi juara pun praktis habis akibat gol ini karena harus lima kali lagi menjebol gawang Bilbao. Pada menit ke-86, Bilbao pun harus bermain dengan 10 orang karena Kike Sola diganjar kartu merah akibat pelanggaran yang dilakukannya terhadap Mascherano. Namun waktu yang tersisa tak cukup bagi Barca untuk mengejar ketinggalan. Bilbao pun akhirnya menjadi juara Piala Super Spanyol tahun ini. (bst)