Susul Surabaya, Empat Daerah Ini Larang Peringatan Hari Valentine

VALENTINE

Kota Surabaya secara resmi telah mengeluarkan larangan perayaan hari valentine yang jatuh pada 14 Februari ini. Pada 12 Februari lalu, Pemkot Surabaya telah mengeluarkan surat edaran bagi para pelajar untuk merayakan hari yang kerap disebut kasih sayang tersebut.
Selain Surabaya, ada empat daerah lain di Indonesia yang juga mengeluarkan larangan perayaan Hari Valentine. Berikut empat walikota yang melarang perayaan tersebut.
1. Walikota Depok
Nur Mahmudi Ismail yang terpilih kembali menjadi walikota Depok ini telah melarang perayaan hari Valentine sejak beberapa tahun yang lalu. Hal tersebut ia lakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya hubungan seksual di luar nikah di kalangan remaja. Larangan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak.
2. Walikota Makassar
Mohammad Ramdhan Pomanto atau biasa dikenal sebagai Danny Pomanto, selaku walikota Makassar melarang perayaan hari Valentine, termasuk penjualan suvenirnya. Menurutnya, Valentine mengarahkan pada perbuatan asusila. Untuk memastikan tidak ada perayaan Valentine di Makassar, pihaknya akan menggelar sidak pada tanggal 14 Februari.
3. Walikota Padang
Mahyeldi Ansarullah pada hari Kamis (12/2/2015) melarang warganya merayakan hari Valentine. Walikota Padang ini sebelumnya telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), serta pihak-pihak terkait. Baginya, Valentine tidak sesuai dengan budaya timur dan banyak bermuatan negatif. Seharusnya hari kasih sayang adalah sepanjang waktu.
4. Walikota Banda Aceh
Illiza Sa’aduddin Djamal turut menyuarakan agar tidak merayakan Valentine dalam bentuk apapun. Walikota Banda Aceh ini menegaskan perayaan Valentine bertentangan dengan syariat Islam. Seruan tersebut akan dikirim ke sekolah-sekolah dan juga ke mesjid-mesjid. (lp6)