Survei Kelar, KAI Segera Tender Proyek Trem Surabaya

Survei Kelar, KAI Segera Tender Proyek Trem Surabaya

Tuntas sudah survei terkait jalur yang akan dilalui trem Surabaya. PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera melalukan tender untuk menggarap proyek angkutan masal cepat (AMC) ini.

PT KAI akan mendanai proyek ini sebesar Rp 11 triliun menggunakan dana APBN.  Jalur yang akan dilewati menggunakan rel milik PT KAI yang lama sudah tak terpakai.

Jalur yang akan dilewati trem ini membentang sepanjang  sekitar 17 kilometer (km). Mulai dari Wonokromo-Kebun Binatang Surabaya (KBS)- Jalan Pandegiling-Embong Malang-Kedungdoro-Pasar Blauran-Pasar Turi dan menuju Surabaya utara yakni di Jalan Indrapura, memutar  ke arah Jalan Rajawali-Jembatan Merah-Tugu Pahlawan- Jalan Tunjungan-Jalan Panglima Sudirman dan kembali lagi menuju Wonokromo.

Ada 29 halte pemberhentian yang disiapkan di seluruh jalur dengan jarak tiap halte antara 1,5 km -2 km. Trem berisi dua gerbong dengan kemampuan muat  sebanyak 200 orang. Gerbong trem akan didatangkan dari luar negeri. Untuk bahan bakar, sudah disepakati bahwa trem akan menggunakan teknologi batere. Dengan teknologi tersebut, trem dapat melaju rata-rata 30 km/jam.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, proses persiapan pembangunan trem tinggal menunggu tender. Dalam waktu dekat, PT KAI akan membuka tender untuk memulai proyek yang akan membentang dari selatan-utara Surabaya.

“Pembangunan trem ini tidak akan memakan waktu yang lama. Sebab, dari segi pembiayaan sudah ditanggung sepenuhnya oleh PT KAI,” ujar Risma.

Tahun ini, sambung Risma, pembangunan diperkirakan selesai. “Cepat kok menurut mereka (KAI), karena uangnya suda siap. Tidak lama lagi monorel akan segera menyusul, nanti yang ngontrol pembangunan trem ini orang Surabaya yang kerja di PT KAI, jadi enak dan mudah ngontrolnya kalau asli Surabaya,” pungkas Risma, Minggu (8/2/2015). (wh)