Survei: Jepang Yakin Kekuatan Besar Indonesia

Survei: Jepang Yakin Kekuatan Besar Indonesia
Mahendra Siregar, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

 

Indonesia ditargetkan menjadi negara tujuan investasi nomor satu bagi Jepang. Negeri Sakura itu yakin kekuatan pasar Indonesia saat ini begitu juga potensi pasarnya di masa depan.

“Jepang itu memilih kita karena hasil surveinya menyatakan kita ini punya pasar besar. Ada 30 persen dari responden yang menyatakan itu,” tutur Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar dalam acara peluncuran buku di Pakarti Center, CSIS, Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Mahendra menjelaskan, keyakinan Negeri Sakura itu justru lebih besar muncul karena hasil surveinya juga menyajikan 80 persen dari responden menyatakan pasar Indonesia akan menjadi lebih besar lagi di masa depan.

“Lebih lagi 80 persen responden katakan pasar kita itu akan lebih besar lagi di masa depan,” ujarnya.

Untuk itu, menurut dia, peningkatan daya saing melalui investasi yang mencukupi akan sangat mendorong kesiapan ekonomi nasional menghadapi tantangan-tantangan yang ada di depan mata.

Catatan Wikipedia, saat ini Jepang dan Indonesia membina persahabatan sangat erat berlandaskan hubungan kerjasama dan pertukaran di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya.

Hubungan persahabatan seperti ini, bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam sehari saja. Di Indonesia ada sekitar 11.000 orang Jepang, sebaliknya di sana terdapat lebih 24.000 orang Indonesia. Perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia berjumlah lebih dari 1000 perusahaan, di mana bekerja 300.000 orang Indonesia.

Sementara itu, di Indonesia terdapat lebih dari 85.000 orang yang belajar Bahasa Jepang, jumlah ini terbesar di Asia Tenggara dan menempati kedudukan ke-6 di dunia. (okz/bh)