Surabaya Tambah Dua Puskesmas Siaga 24 Jam

Surabaya Tambah Dua Puskesmas Siaga 24 Jam
Kepala Dinkes Surabaya drg. Febria Rachmanita.

Pemerintah Kota Surabaya terus menambah jumlah puskesmas siaga 24 jam. Untuk tahun ini saja, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menambah dua puskesmas siaga 24 jam yang berada di Keputih dan Tenggilis.

Kepada enciety.co, Kepala Dinkes Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita menjelaskan, saat ini Surabaya telah memiliki total 62 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah. Ia juga membeberkan bahwa 21 di antaranya adalah puskesmas rawat inap dengan layanan 24 jam nonstop.

“Untuk tahun ini kita tambah dua puskesmas siaga 24 jam. Itu yang berada di Keputih dan Tenggilis, dan saat ini belum beroperasi. Artinya penambahan jumlah puskesmas di Surabaya memang kami lakukan secara bertahap,” bebernya.

Diakuinya, penambahan jumlah puskesmas siaga 24 jam tidak bisa serampangan. Ini mengingat banyaknya jumlah rumah sakit yang ada di Surabaya. Terlebih setiap puskesmas juga membutuhkan persiapan sumber daya manusia (SDM) baik itu tenaga ahli, maupun tenaga medisnya.

Termasuk di antaranya penyiapan insfraktuktur yang terintegrasi dengan berbagai layanan kesehatan lainnya. Seperti adanya fasilitas e-health dan e-lampird untuk memberikan pelayananan kedekatan dan kemudahan kepada warga Surabaya.

“Intinya agar semua warga terkaver dan tidak menggantungkan berobat di rumah sakit,” papar dia.

Di masing-masing puskesmas siaga 24 jam tersebut, Febria menjelaskan ada sediktinya terdapat 17 hingga 20 tenaga medis. Di antaranya sedikitnya terdiri dari 6 dokter dan 12 lainnya perawat, serta sejumlah tenaga medis lainnya. “Mereka berbagai shift tiga kali,” cetusnya.

“Intinya puskesmas siaga 24 jam ini kami siapkan untuk menampung sedikitnya 155 jenis penyakit yang biasa diderita masyarakat. Rawat inap ini bisa kami lakukan untuk mengubah persepsi masyarakat, kalau bisa diobati puskesmas mengapa harus ke rumah sakit,” pungkas dia. (wh)