Surabaya Siaga Demam Berdarah, Permintaan Darah PMI Naik

Surabaya Siaga Demam Berdarah, Permintaan Darah PMI Naik
Petgas PMI Surabaya mengecek persediaan darah. umar alif/enciety.co

Permintaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya terlihat normal. Ini berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pahlawan ini.

Dari data yang ada, hingga kini stok yang ada di PMI Kota Surabaya ada 38 kantong darah, 270 kantong trombosit, dan 69 kantong sel darah merah.

Kepala Humas PMI Surabaya Agung Tri Jutanto saat dikonfirmasi membenarkan bila permintaan darah tidak terlalu mengalami lonjakan walau adanya peningkatan jumlah DBD di Surabaya.

“Ada kenaikan permintaan darah, tapi tidak terlalu besar. Dan hal tersebut bisa kami atasi dengan persediaan darah disini,” kata Agung kepada wartawan, Minggu (1/2/2015).

Ternyata, PMI Surabaya tidak hanya menyediakan darah bagi kota ini, namun juga kota lain di Jatim. Misalnya, Kabupaten Gresik, Jombang, Mojokerto dan Sidoarjo. Tidak hanya darah saja, tapi juga disediakan trombosit bagi penderita DBD.

Hal tersebut ternyata juga berlaku bagi para pendonor di bulan Januari ini, yang juga mengalami penurunan. Ia menduga bila penurunan ini bukan lantaran orang Surabaya dan pendonor di luar Surabaya yang tidak mau lagi mendonorkan darahnya, namun karena cuaca yang tidak mendukung.

“Yang datang kesini biasanya kebanyakan sore hari habis kerja. Dan beberapa hari belakangan ini sore kan hujan. Namun memang sejak awal Januari stok berkurang karena minim pendonor,” ujar dia. (wh)