Surabaya Raih Penghargaan Bidang Inovasi Pelayanan Publik 2015

Surabaya Raih Penghargaan Bidang Inovasi Pelayanan Publik 2015
foto: Humas Pemkot Surabaya

Berbagai inovasi yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mendapat apresiasi. Kali ini Pemkot Surabaya kembali mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Pelayanan Publik, Mirawati Sudjono di Graha Wicaksana Praja, Gedung Pemprov Jawa Timur, Jumat (15/5/2015).

Sebanyak tiga inovasi pelayanan publik milik Pemkot Surabaya berhasil meraih penghargaan dari Kementerian PANRB. Inovasi tersebut adalah program campus social responsibility (CSR) oleh Dinas Sosial (Dinsos), E-Health oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya (Dinkominfo) dan solid waste transportation (SWAT) oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

CSR merupakan program yang dicetuskan oleh Dinsos sebagai langkah untuk pendampingan dan konselor bagi anak-anak jalanan dan pelajar putus sekolah. Bekerjasama dengan berbagai universitas yang ada di Surabaya, program ini merekrut relawan mahasiswa untuk mendampingi dan melakukan pendekatan personal kepada anak-anak jalanan dan pelajar putus sekolah untuk dapat kembali bersekolah dan memotivasi untuk melakukan kegiatan yang positif.

Kebersihan merupakan salah satu prioritas Pemkot Surabaya, melalui SWAT, DKP melakukan manajemen pengangkutan sampah dimana dengan program ini truk sampah yang tersebar di Surabaya dapat dipantau. Sistem ini dapat memantau penggunaan bahan bakar, beban sampah yang diangkut, klasifikasi jenis sampah, pengaturan jadwal pengangkutan termasuk rute, hingga penjadwalan supir dan perawatan kendaraan.

Sementara e-health merupakan sistem pelayanan adminstrasi kesehatan secara online dimana pasien tidak lagi mengantri panjang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan namun cukup mengakses secara online, pasien dapat mengambil nomor antrian di puskesmas maupun rumah sakit daerah milik Pemkot Surabaya. Tidak hanya itu, melalui sistem data terintegrasi, rekam medik pasien dapat dipantau secara berkala.

Berbagai inovasi tersebut tidak bertujuan untuk meraih penghargaan, namun sebagai upaya Pemkot Surabaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga Surabaya. Kedepan, Pemkot Surabaya terus meningkatkan diri dengan melakukan berbagai inovasi pelyanan publik terbaik. (wh)