Surabaya Kenalkan Mangrove Wonorejo ke Level Dunia

 

Surabaya Kenalkan Mangrove Wonorejo ke Level Dunia

Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya untuk mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara (wisman). Satu di antaranya dengan mengembangkan potensi mangrove Wonorejo untuk diperkenalkan di mata internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Wiewik Widayati mengaku akan mengintegrasikan mangrove Wonorejo menjadi paket wisata dengan berbagai track heritage lainnya.

“Surabaya memiliki banyak potensi dan keindahan. Selain potensi religius yang sebelumnya sudah kami kembangkan. Rencanya kami akan mengembangkan heritage alam Surabaya, yakni mangrove Wonorejo,” terang Wiewik kepada enciety.co, Rabu (13/8/2014).

Apalagi jelang ASEAN Economic comunity pada 2015 mendatang, membuat Wiewik terpacu untuk mendongkrak Surabaya sebagai eko-wisata di mata dunia internasional.

“Sekarang kami mulai menawarkan pada wisman. Dengan  mengintegrasikan heritage culture ke heritage nature,” ujarnya.

Dia lalu merinci, beberapa heritage yang sudah ada seperti Hos of Sampoerna, Ampel, Masjid Chengho, hingga heritage golf, akan disatu paketkan dengan mangrove Wonorejo.

”Tujuannya agar wisman bisa mengenal dan mengetahui potensi alam di Surabaya,” katanya.

Wiewik juga berencana, akan menyiapkan segala infrastruktusnya termasuk transportasi bus wisata. “Rencananya dari mangrove tersebut, wisman akan diajak keliling sepanjang pesisir Surabaya hingga jembatan Suramadu,” tambahnya.

Target pertama Wiewik adalah para peserta Asean Fashion Week 2014 yang digelar di Hotel Java Paragon Surabaya, pekan depan. “Kegiatan itu kan diikuti desainer dari 12 negara. Tentunya kami akan mengajak mereka untuk menikmati potensi wisata alam Surabaya,” tandasnya. (wh)