Surabaya jadi Titik Kebangkitan Industri Kreatif Indonesia.

Surabaya jadi Titik Kebangkitan Industri Kreatif Indonesia.

Andi Martin (Inisiator Geekfest), Peter Shearer (Kolaborator Geekfest), Budi Tandiono (Project Manager Geekfest), Yansen Kamto (Chief Executive Kibar) dan Kresnayana yahya, Chairperson Enciety Business Consult dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (19/5/2017, foto: arya wiraraja/enciety.co

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang berdekatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya adalah momen penting untuk masyarakat Indonesia agar dapat lebih memahami perkembangan industr kreatif.

Nah, di momen Harkitnas, di Surabaya juga digelar event spesial untuk menumbuhkembangkan talenta kreatif anak-anak muda, namanya Geekfest 2017. Mengusung jargon #Hargeeknas, kegiatan yang akan dihelat di Siola, 20-21 Mei 2017 ini, akan menjadi titik kebangkitan industri kreatif di Indonesia.

Jumat (19/5/2017), aktor-aktor di bali laytar penyelanggaraan Geekfest 2017 diundang di acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya. Mereka adalah Andi Martin (Inisiator Geekfest), Peter Shearer (Kolaborator Geekfest), Budi Tandiono (Project Manager Geekfest), Yansen Kamto (Chief Executive Kibar).

Yansen Kamto mengatakan, Surabaya adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki atmosfer dam sumber daya yang komplet untuk tumbuh kembangnya industri kreatif.

“Kota ini memiliki segudang orang yang memiliki prestasi. Namun, ada satu kekurangan orang Surabaya, mereka cenderung humble (rendah hati), tidak mau menampilkan prestasi atau gagasan yang yang telah mereka ciptakan. Inilah yang mau kita ubah dari masyarakat Kota Surabaya,” urai Yansen.

Dengan dapat menampilkan dan mewujudkan ide-ide kreatif, sambung pria berkepala plontos itu, warga Surabaya dapat lebih memajukan Indonesia ke depannya.

Kata dia, untuk dapat mewujudkan ide kreatif harus melakukan poin kedua, yakni kolaborasi.  “Ke depan, tugas kita adalah bagaimana caranya mendorong masyarakat khususnya anak muda Kota Surabaya dapat lebih menunjukkan nilai-nilai kreativitas yang mereka miliki,” tegas Yansen.