Surabaya Gelar Jambore Nasional Batu Mulia

Surabaya Gelar Jambore Nasional Batu Mulia
Hendro Gunawan. arya wiraraja/enciety.co

Surabaya bakal menggelar Jambore Nasional Batu Mulia. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Sentra Ikan Bulak (SIB), Surabaya, 11-15 Mei mendatang.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan, acara ini diselenggarakan untuk memberdayaan ekonomi kecil dan menengah, khususnya di bidang kearifan lokal dan budaya Kota Surabaya.

“Target kami acara ini bisa diselenggaran secara rutin tiap tahun,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Jumat (5/6/2015).

Hendro menjelaskan, Jambore Nasional Batu Akik ini dihelat Pemkot Surabaya bekerja sama dengan beberapa mitra. Pemkot juga melihat fenomena pecinta batu akik yang makin besar.

Terkait pemilihan tempat di SIB, menurut Hendro, karena sejak dibangun 2012, fungsi bangunnya kurang maksimal. Diharapkan dengan event ini akan menghidupkan SIB.

Sementara, Hendo menjelaskan lebih lanjut bahwa pemerintah kota juga merencanakan akan membangun sentra batu mulia se-Asia Tenggara. “Rencananya di Siola. Ini sebagai bentuk pelestarian seni budaya asli dari Kota Surabaya,” tutur dia.

Sementara itu, Agung Budi, ketua pelaksana Jambore Nasional Batu Mulia, mengatakan jika Surabaya sejatinya memiliki batu khas berupa batu pancawarna Surabaya. “Batu ini di temukan di kawasan Pantai Kenjeran,” cetusnya. Sayangnya, Agung tidak menjelaskan secara spesifik batu pancawarna tersebut.

Terkait peserta yang sudah mendaftar dalam event tersebut, Agung mengatakan ada beberapa daerah mengkonfirmasi, di antaranya Pacitan, Blitar, Ponorogo, Banyuwangi, dan Probolinggo.

“Ke depan di Kenjeran, selain ada sentra PKL Ikan juga akan didirikan sentra batu mulia,” beber dia.

Target berikutnya, sebut Agung, pihaknya dan Pemerintah Kota Surabaya akan membuka sentra batu mulai di kawasan eks-lokalisasi Dolly dan Jarak. (wh)